Sebut Harga Pupuk Subsidi Turun 20 Persen, Mentan: Kebahagiaan 160 Juta Petani Indonesia
Harga pupuk subsidi untuk petani Indonesia turun 20 persen.
(Kompas.com) 15/05/26 10:43 221626
JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengatakan, harga pupuk subsidi turun 20 persen tanpa membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) atas kebijakan Presiden Prabowo.
"Di saat geopolitik dunia memanas, Indonesia Alhamdulillah harga pupuknya turun 20 persen. Pupuk subsidi untuk petani Indonesia," jelas Amran dikutip dari Antara, Kamis (14/5/2026).
Dia menyebutkan, industri pupuk nasional semakin kuat setelah ekspor ke Australia, sementara harga pupuk dalam negeri berhasil turun 20 persen.
Di samping ekspor, penambahan volume pupuk sebanyak 700.000 ton guna memperluas akses petani akan pupuk subsidi.
"Volume pupuk bertambah. Inilah kebahagiaan 160 juta petani Indonesia dan 115 juta petani padi (diantaranya)," ujar Amran.
Mengenai ekspor ke Australia, pemerintah mengirim 47.250 ton pupuk senilai Rp 600 miliar.
Canberra berinisiatif mengimpor total 250-500 ribu ton pupuk senilai Rp 7 triliun dari Indonesia.
Sukses ke Australia, pemerintah menargetkan ekspor pupuk ke sejumlah negara strategis lain seperti India, Filipina, Brasil, dan Bangladesh.
"Australia menghargai hubungan dengan Indonesia. Kerja sama ini mencerminkan persahabatan dan kemitraan yang kuat antara Australia dan Indonesia, bukan hanya dengan PT Pupuk Indonesia," jelas Wakil Duta Besar Australia untuk Indonesia, Gita Kamath.
India ingin 500.000 ton pupuk Indonesia
Sebelumnya, Duta Besar (Dubes) India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty menelpon Amran untuk mengekspor 500.000 ton pupuk urea ke negaranya.
“Pupuk ini yang meminta langsung Dubes India, menelepon lima hari yang lalu kalau tidak salah meminta 500.000 ton pupuk urea," kata Amran, dikutip dari Kompas.com, Rabu (22/4/2026).
Saat ini PT Pupuk Indonesia bisa memproduksi 7,8 juta ton urea per tahunnya. Kebutuhan dalam negeri sekitar 6 juta ton.
Sisanya, bisa diekspor ke luar negeri.
"Nah kita kemungkinannya kita lepas 1 juta ton. Nanti kita lihat mana yang terbaik untuk bangsa," bebernya.
Pasokan pupuk yang terganggu akibat konflik di Timur Tengah menjadi peluang ekspor bagi Indonesia.
Artikel ini pernah tayang di Kompas.com dengan judul "Dubes India Telepon Amran, Mau Beli 500.000 Ton Pupuk Urea RI"
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang#pupuk-subsidi #harga-pupuk-subsidi #petani-indonesia #harga-pupuk-subsidi-turun