Berikan Solusi Credit Enhancement, IIF Akselerasi Pembiayaan ke Sektor Minihidro

Berikan Solusi Credit Enhancement, IIF Akselerasi Pembiayaan ke Sektor Minihidro

Indonesia Infrastructure Finance (IIF) bersiap menandatangani solusi credit enhancement untuk obligasi korporasi di sektor minihidro.

(Bisnis.Com) 11/05/26 16:35 217949

Bisnis.com, JAKARTA — PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF) bakal melakukan penandatanganan pemberian solusicredit enhancementterhadap obligasi yang diterbitkan salah satu perusahaan yang bergerak di sektor minihidro pada pekan ini.

Presiden Direktur & CEO IIF Rizki Pribadi Hasan menyampaikan, penandatanganan pemberiancredit enhancementakan dilaksanakan pada Rabu(13/5/2026). Kendati begitu, Rizki belum bisa mengungkapkan nama perusahaan dimaksud.

Minihidro sendiri merupakan pembangkit listrik tenaga air (PLTA) skala kecil yang umumnya menghasilkan daya di atas 100 kW hingga di bawah 1 MW.

“Salah satu yang mudah-mudahan nanti hari Rabu ini, kami juga ada satu transaksi ini di sektornya adalah di minihidro ya, kelistrikan berbasis air itu kami memberikan produk yang namanyacredit enhancement,” kata Rizki dalam kunjungannya ke Wisma Bisnis Indonesia, Jakarta Pusat, Senin (11/5/2026).

Dia menuturkan, pemberiancredit enhancementmemiliki keuntungan bagi nasabah/peminjam. Dia mencontohkan, bagi nasabah dengan rating obligasi rendah, pemberiancredit enhancementakan meningkatkan kualitas obligasi.

“Nasabahnya misalnya punya rating mungkin masih di bawah tetapi dengan kita memberikancredit enhancementini dia kasarnya meminjam ratingnya kita. Nah benefit yang diterima oleh nasabah ini adalah dengan rating yang lebih baik tentu kupon yang diterbitkan kan menjadi lebih turun. Jadi diasave cost,” tuturnya.

Rizki mengatakan pemberiancredit enhancementmerupakan salah satu bentuk kontribusi perusahaan terhadap industri pasar modal, sehingga diharapkan semakin banyak obligasi yang diterbitkan di pasar modal.

Untuk diketahui, sepanjang 2025, perseroan mencatatkan laba bersih sebesar Rp185 miliar. Capaian itu tumbuh 51,2% secara tahunan (year-on-year/YoY) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp122,5 miliar.

Sementara itu, total aset perusahaan mengalami pertumbuhan sebesar 5% YoY, mencapai Rp15,4 triliun, didorong oleh peningkatan aset produktif sebesar 2%.

Sebagai catatan, IIF adalahspecial mission vehicle(SMV) milik Pemerintah RI yang berada di bawah Kementerian Keuangan. Sebagai lembaga keuangan swasta nonbank, IIF bergerak dalam pembiayaan infrastruktur dan layanan konsultasi yang dikelola secara profesional dan berfokus pada proyek-proyek infrastruktur yang layak secara komersial.

IIF didirikan pada 15 Januari 2010 atas inisiatif pemerintah bersama dengan lembaga keuangan internasional. Saat ini kepemilikan IIF adalah PT Sarana Multi Infrastruktur/SMI (Persero), Asian Development Bank (ADB), International Finance Corporation (IFC) yang merupakan bagian dari World Bank, Deutsche Investitions-und Entwicklungsgesellschaft (DEG) yang sepenuhnya dimiliki oleh KfW, dan Sumitomo Mitsui Banking Corporation (SMBC).

#credit-enhancement #iif #indonesia-infrastructure-finance #minihidro #pembiayaan-minihidro #obligasi-minihidro #plta-skala-kecil #peningkatan-kualitas-obligasi #pasar-modal-indonesia #sektor-kelistrik

https://finansial.bisnis.com/read/20260511/90/1972977/berikan-solusi-credit-enhancement-iif-akselerasi-pembiayaan-ke-sektor-minihidro