Mendag Didatangi Pedagang Tanah Abang, Ngeluh Penjualan Anjlok

Mendag Didatangi Pedagang Tanah Abang, Ngeluh Penjualan Anjlok

Mendag Busan akui asosiasi pedagang Tanah Abang keluhkan omzet menurun. Kemendag akan periksa langsung dan fasilitasi UMKM, termasuk penjualan online.

(Kompas.com) 27/03/26 21:15 174888

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perdagangan Budi Santoso alias Busan, mengaku didatangi asosiasi pedagang di Tanah Abang yang mengeluhkan penjualannya menjelang Lebaran menurun.

Informasi Busan itu mengonfirmasi kabar mengenai omzet pedagang pakaian Tanah Abang pada Lebaran 2026 merosot dibanding tahun sebelumnya.

“Kita ngobrol-ngobrol apa sih masalah sekarang yang terjadi di sana. Memang dia sampaikan ya memang nggak kayak dulu lagi,” kata Busan saat ditemui di Kantor Kementerian Perdagangan (Kemendag), Jakarta, Jumat (27/3/2026).

KOMPAS.com/Syakirun Ni’am Menteri Perdagangan Budi Santoso alias Busan, saat ditemui di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Jumat (27/3/2026).

Meski demikian, dalam dialog itu menurutnya hanya beberapa pedagang yang mengeluhkan penjualan menurun.

Kemendag belum mengetahui persis jumlah pasti pedagang yang mengalami persoalan serupa karena belum memeriksa ke lokasi.

“Ya menurun menurut dia memang berkurang, menurut dia,” ujar Busan.

Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) itu mengatakan, Kemendag perlu memeriksa langsung barang-barang yang dijual di Pasar Tanah Abang.

Sebab, para pedagang yang datang mengadu menjual pakaian produksi dalam negeri.

“Memang dia sampaikan ya memang nggak kayak dulu lagi, tapi kita perlu coba cek ya. Cek di Tanah Abang itu barang-barangnya dari mana saja,” kata dia.

Menurut Busan, banyak pedagang Tanah Abang mengaku kini sudah merambah pasar online meski tetap berjualan secara konvensional di pasar.

Oleh karena itu, ia meminta penjualan pedagang di Tanah Abang tidak hanya dilihat dari transaksi konvensional.

Kompas.com/Dian Erika Ibu-ibu dan perempuan muda sedang memilih bra bekas impor yang diobral di Pasar Tanah Abang, Selasa (10/3/2026).

“Kebanyakan dari mereka sudah jualan online. Ya mungkin bisa ya kalau dibilang transaksinya turun ya coba kita lihat ya,” kata Busan.

Untuk mendorong penjualan produk fashion dalam negeri, Kemendag akan memfasilitasi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memasok toko ritel modern.

Dalam pertemuan itu, pihaknya telah sepakat dengan para pedagang Tanah Abang untuk mengakses berbagai kegiatan pemasaran.

“Ya ikut-ikut pameran, selama ini kan dia memang jarang ya, tapi sudah mulai membiasakan, siapa tahu nanti dengan begitu semakin banyak dikenal oleh pasar ya oleh market gitu,” tutur Busan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

#pasar-tanah-abang #tanah-abang #menteri-perdagangan #omzet-pedagang #produk-fashion-domestik

https://money.kompas.com/read/2026/03/27/211500726/mendag-didatangi-pedagang-tanah-abang-ngeluh-penjualan-anjlok