Model Ritel Berbasis Ekosistem Dinilai Jadi Kunci Pertumbuhan Bisnis
Perubahan teknologi digital dan pola konsumsi masyarakat mendorong industri ritel mengalami transformasi signifikan dalam beberapa tahun terakhir.
(Kompas.com) 13/03/26 20:42 164594
JAKARTA, KOMPAS.com - Perubahan teknologi digital dan pola konsumsi masyarakat mendorong industri ritel mengalami transformasi signifikan dalam beberapa tahun terakhir.
Perusahaan tidak lagi hanya mengandalkan ekspansi jaringan toko untuk memperbesar bisnis, tetapi juga dituntut mampu membangun sistem yang lebih terintegrasi.
Founder dan CEO DORAN Group, Jhonny Thio Doran, menilai model ritel yang hanya berfokus pada jumlah gerai semakin kurang relevan di tengah perkembangan industri saat ini.
DOK. DORAN GROUP Jenama teknologi Jete yang tergabung dalam Doran Group.Menurut dia, masa depan ritel akan lebih ditentukan oleh kemampuan perusahaan membangun ekosistem yang menyatukan berbagai elemen bisnis.
“Retail tidak lagi hanya tentang membuka toko baru. Retail masa depan adalah tentang membangun ekosistem yang menghubungkan produk, distribusi, teknologi, dan komunitas dalam satu pengalaman yang terintegrasi,” kata Jhonny dalam keterangan tertulis, Jumat (13/3/2026).
Strategi tersebut menjadi bagian dari arah pengembangan DORAN Group melalui jenama teknologi JETE.
Perusahaan yang berpusat di Surabaya ini saat ini telah mengoperasikan lebih dari 150 gerai retail di berbagai kota di Indonesia.
Selain memperluas jaringan toko, perusahaan juga memperkuat sistem distribusi nasional serta memanfaatkan kanal penjualan digital untuk menjangkau konsumen lebih luas.
Komitmen jadikan toko sebagai ruang interaksi konsumen
Bagi Jhonny, toko fisik tetap memegang peranan penting dalam strategi ritel, namun fungsinya kini mengalami perubahan.
THINKSTOCK Ilustrasi ritelDalam pendekatan ritel yang lebih modern, toko tidak lagi sekadar berfungsi sebagai tempat transaksi pembelian. Toko juga menjadi ruang interaksi yang memungkinkan konsumen mengenal produk dan teknologi secara lebih dekat.
“Konsumen datang ke toko bukan hanya untuk membeli produk. Mereka datang untuk merasakan brand, mencoba teknologi, serta berinteraksi dengan komunitas yang memiliki minat yang sama,” ujarnya.
Karena itu, toko ritel kini dikembangkan sebagai experience center yang memberikan kesempatan bagi konsumen untuk mencoba produk secara langsung sekaligus memahami nilai yang ditawarkan oleh brand.
Penguatan jenama teknologi lokal
Sebagai bagian dari pengembangan ekosistem bisnis, DORAN Group juga memperkuat jenama teknologi JETE dengan menghadirkan berbagai kategori produk.
Produk-produk tersebut meliputi wearable device, perangkat audio, smart home, serta berbagai aksesoris teknologi yang dirancang untuk mendukung gaya hidup digital masyarakat.
Selain menghadirkan produk, perusahaan juga membangun hubungan dengan konsumen melalui berbagai kegiatan komunitas.
“Brand yang kuat bukan hanya yang sering muncul di iklan, tetapi yang mampu hadir dalam kehidupan sehari-hari konsumennya,” kata Jhonny.
Ekosistem ritel di era digital
Menurut Jhonny, integrasi antara ritel offline, platform digital, jaringan distribusi, serta aktivitas komunitas menjadi pondasi penting dalam membangun model bisnis yang berkelanjutan.
Pendekatan tersebut memungkinkan perusahaan menciptakan pengalaman yang lebih konsisten bagi konsumen sekaligus memperluas jangkauan pasar.
Seiring dengan perkembangan bisnisnya, DORAN Group juga melakukan berbagai penguatan internal, mulai dari pengembangan sistem digital, peningkatan tata kelola perusahaan, hingga penguatan posisi brand JETE di pasar teknologi konsumen.
Langkah tersebut merupakan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan untuk meningkatkan skala bisnis secara lebih terstruktur.
Dalam jangka panjang, transformasi tersebut juga membuka peluang bagi perusahaan untuk melangkah ke tahap pertumbuhan berikutnya, termasuk menuju perusahaan publik.
Jhonny menilai besarnya pasar domestik Indonesia memberikan peluang bagi brand lokal untuk terus berkembang dan meningkatkan daya saing di tingkat global.
Menurutnya, perusahaan ritel yang mampu membangun ekosistem bisnis yang relevan dengan kebutuhan konsumen akan memiliki peluang lebih besar untuk bertahan dan berkembang di masa depan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang