Bulog Jabar Pastikan Stok Beras Aman, Masyarakat Diminta Tidak Panic Buying
Bulog Jabar pastikan stok beras aman, masyarakat diminta tidak panic buying. Target 2026 adalah 694.432 ton, saat ini sudah tercapai 125.910 ton.
(Bisnis.Com) 12/03/26 08:46 162706
Bisnis.com, BANDUNG — Perum Bulog Kanwil Jabar terus mengintensifkan penyerapan gabah petani meski di tengah Ramadan untuk mempercepat pencapaian target pemerintah dalam memperkuat Cadangan Pangan Pemerintah (CPP).
Langkah ini merupakan bagian dari pencapaian target pengadaan gabah yang ditetapkan oleh pemerintah secara nasional sebesar 4 juta ton.
Perum Bulog Kanwil Jabar di tahun 2026 mendapatkan target sebesar 694.432 ton setara beras.
Pimpinan Wilayah Perum Bulog Kanwil Jabar Nurman Susilo mengatakan meski tengah berpuasa di Ramadan tidak mengurangi intensitas Perum Bulog Kanwil Jabar dalam melaksanakan pengadaan gabah dan akan melakukan serapan gabah sebanyak mungkin dan seoptimal mungkin.
"Perum Bulog Kanwil Jabar melakukan pembelian GKP sebesar Rp.6.500 per kilogram di tingkat petani sesuai ketentuan Pemerintah," kata Nurman Susilo.
Upaya-upaya yang dilakukan oleh Perum Bulog Kanwil Jabar ini kata dia guna menjaga stabilitas harga di tingkat petani sekaligus memastikan ketersediaan pasokan pangan di tingkat konsumen tetap terjaga.
Per tanggal 8 Maret 2026 capaian pengadaan Perum Bulog Kanwil Jawa Barat telah mencapai 125.910 ton setara beras atau sekitar 18,13% dari target pengadaan.
"Kita tetap optimistis untuk mencapai target pengadaan tahun 2026, sebagai perbandingan di tanggal 9 Maret 2025 kita mencatat pengadaan 32.086 ton setara beras dan di akhir tahun berhasil mencapai target pengadaan yang ditetapkan oleh perusahaan," ungkapnya.
Capaian ini merupakan hasil sinergi berbagai pihak mulai dari Pemerintah Daerah, TNI, penyuluh pertanian, mitra pengadaan, mitra penggilingan, hingga kelompok tani di Jawa Barat.
Terkait adanya isu masyarakat melakukanpanic buyingkomoditas beras sehingga terjadi lonjakan harga di pasar. PerumBulogmenyatakan kesiapan untuk mengatasi lonjakan kebutuhan beras tak terduga. Menurutnya, stok beras saat ini mencapai 592.795 ton setara beras.
"Jadi tidak ada masalah, Bulog menjamin kebutuhan beras tersedia di masyarakat walau ada lonjakan permintaan yang tiba-tiba," ungkapnya.
Bulog dipastikan akan menggunakan seluruh instrumen yang ada untuk menjamin ketersediaan pangan tersebut seperti penyaluran SPHP, Bantuan Pangan, GPM dan Pasmur yang sudah rutin dilaksanakan.
Ia juga meminta kantor cabang Bulog di setiap wilayah Jawa Barat untuk mewaspadai lonjakan kebutuhan.
#bulog-jabar #stok-beras-aman #panic-buying-beras #penyerapan-gabah #cadangan-pangan-pemerintah #target-pengadaan-beras #harga-beras-petani #ketersediaan-pasokan-pangan #pengadaan-beras-2026 #sinergi-p