Pasar Global Dinamis pada 2026, Investor Diminta Pilih Instrumen Berfundamental Kuat
Sinarmas Asset Management prediksi 2026 jadi transisi ekonomi global. Luncurkan Reksadana Global S&P 500 ESG Shariah, dukung investasi berkelanjutan & syariah.
(Kompas.com) 11/03/26 21:30 162434
JAKARTA, KOMPAS.com - Sinarmas Asset Management menyampaikan tahun ini diperkirakan akan menjadi periode transisi penting bagi perekonomian global.
Direktur Utama Sinarmas Asset Management Alex Setyawan WK mengatakan, perubahan kebijakan suku bunga, perkembangan teknologi, serta dinamika geopolitik dipandang akan terus membentuk arah pasar keuangan dunia.
“Dalam kondisi pasar yang semakin kompleks, investor perlu menemukan keseimbangan atau harmoni dalam strategi investasi. Hal ini mencakup pengelolaan risiko yang disiplin, diversifikasi global, serta pemilihan instrumen investasi yang memiliki fundamental kuat dan berkelanjutan,” ujar dia dalam keterangan resmi, Rabu (11/3/2026).
FREEPIK/8PHOTO Ilustrasi investasi, SBN 2026. Jadwal SBN 2026. Seri Surat Berharga Negara (SBN) yang diterbitkan tahun 2026.Ia menambahkan, industri pengelolaan investasi di Indonesia terus menunjukkan perkembangan yang positif seiring meningkatnya literasi keuangan dan partisipasi investor di pasar modal.
Per Januari 2026, total dana kelolaan industri manajemen investasi di Indonesia tercatat mencapai lebih dari Rp 1.058 triliun dengan total jumlah produk sebanyak 2.385 produk serta total nasabah mencapai lebih dari 20 juta nasabah.
Pertumbuhan tersebut mencerminkan meningkatnya kepercayaan investor terhadap instrumen investasi yang dikelola secara profesional, sekaligus menunjukkan peran strategis industri manajer investasi dalam mendukung pengembangan pasar keuangan nasional.
Di tengah perkembangan industri tersebut, Sinarmas Asset Management terus memperkuat posisinya sebagai salah satu manajer investasi terkemuka di Indonesia.
Saat ini Sinarmas Asset Management mengelola dana kelolaan (AUM) sekitar Rp 65 triliun.
Pertumbuhan kinerja perusahaan didorong oleh strategi pengelolaan investasi yang disiplin, inovasi produk, serta penguatan jaringan distribusi yang luas melalui berbagai mitra strategis.
PIXABAY/NATTANAN KANCHANAPRAT Ilustrasi investasiSelain itu, perusahaan juga terus mengembangkan berbagai solusi investasi yang memberikan akses kepada investor Indonesia terhadap peluang investasi global.
Sebagai bagian dari komitmen tersebut, dalam acara Market Outlook 2026 ini Sinarmas Asset Management juga memperkenalkan produk terbaru berupa Reksadana Global berbasis S&P 500 ESG Shariah Index.
Chief Investment Officer Sinarmas Asset Management Genta Wira Anjalu mengatakan, produk ini dirancang untuk memberikan akses kepada investor Indonesia untuk berinvestasi pada perusahaan-perusahaan global yang terdiversifikasi, sekaligus memenuhi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) serta prinsip syariah.
"Harapannya melalui produk ini, investor dapat memperoleh eksposur terhadap perusahaan-perusahaan global dengan standar tata kelola dan keberlanjutan yang kuat, sekaligus berpartisipasi dalam pertumbuhan ekonomi global," tutup dia.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang#sinarmas-asset-management #ekonomi-global-2026 #reksadana-global-esg-shariah #industri-investasi-indonesia