Investasi Asuransi Komersial Capai Rp753,64 Triliun Januari 2026, Didominasi SBN

Investasi Asuransi Komersial Capai Rp753,64 Triliun Januari 2026, Didominasi SBN

Investasi asuransi komersial di Indonesia mencapai Rp753,64 triliun pada Januari 2026, didominasi oleh SBN dengan share 41,08%.

(Bisnis.Com) 05/03/26 10:55 155789

Bisnis.com, JAKARTA — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat total investasi asuransi komersial per Januari 2026 mencapai Rp753,64 triliun.

Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian Penjaminan dan Dana Pensiun OJK Ogi Prastomiyono mengatakan penempatan dana masih didominasi oleh instrumen Surat Berharga Negara (SBN) yang mencapai 41,08%.

“Kemudian, di saham cukup tinggi yaitu 17,51% dan reksadana 13,81%,” ucapnya dalam Konferensi Pers RDKB OJK Februari 2026 pada Selasa (3/3/2026).

Ogi merinci khusus di industri asuransi jiwa penempatan dana pada SBN mencapai 42,07%, sedangkan saham 21,04%. Menurutnya ini untuk mengoptimalkan imbal hasil jangka menengah panjang karena asuransi jiwa durasi kewajibannya lebih panjang.

Sementara itu, lanjutnya, industri asuransi umum dan reasuransi penempatan dananya lebih konservatif. Mengingat kebutuhan likuiditas klaim relatif jangka pendek.

“Stabilnya suku bunga kebijakan Bank Indonesia dalam beberapa bulan terakhir memberikan kepastian dalam pengelolaan portofolio,” sebutnya.

OJK, katanya, tidak mendorong pengalihan investasi ke instrumen tertentu, karena pengelolaan investasi diserahkan kepada masing-masing perusahaan asuransi dan reasuransi.

Namun, dia mengingatkan bahwa prinsip yang dikedepankan adalah diversifikasi yang sehat berbasis profil risiko, durasi kewajiban, serta kecukupan solvabilitas dari masing-masing institusi.

“Ke depan, OJK akan terus mendorong optimalisasi peran asuransi sebagai investor institusional jangka panjang secara terukur dan prudent,” tegas Ogi.

Dia menambahkan, pada semester I/2025 OJK akan melakukan evaluasi dan penerapan life cycle fund dan liability driven investment pada asuransi. Pasalnya, kebijakan investasi industri tidak semata bertujuan meningkatkan eksposur pada pasar modal secara kuantitatif.

“Namun, memastikan bahwa dana yang dihimpun dari masyarakat dikelola secara aman, terdiversifikasi, dan berkelanjutan guna menjamin perlindungan peserta dan pemegang polis ketika kewajiban jatuh tempo,” tutupnya.

#investasi-asuransi #asuransi-komersial #investasi-sbn #total-investasi-asuransi #ojk-investasi-asuransi #penempatan-dana-asuransi #instrumen-sbn #saham-asuransi #reksadana-asuransi #asuransi-jiwa-sbn #n-a

https://finansial.bisnis.com/read/20260305/215/1957969/investasi-asuransi-komersial-capai-rp75364-triliun-januari-2026-didominasi-sbn