Ini 5 Syarat Wajib dalam Rukun Islam dan Puasa Ramadan, serta 2 Rukun yang Harus Dipahami

Ini 5 Syarat Wajib dalam Rukun Islam dan Puasa Ramadan, serta 2 Rukun yang Harus Dipahami

Artikel ini menjelaskan syarat wajib dan rukun puasa Ramadhan, bagian dari Rukun Islam. Syaratnya: Islam, baligh, berakal, mampu, dan mengetahui Ramadhan. Rukunnya: niat dan menahan diri dari hal yang

(Bisnis.Com) 25/02/26 13:10 146885

Bisnis.com, JAKARTA - Bulan Ramadan bukan sekadar momentum menahan lapar dan dahaga. Lebih dari itu, puasa Ramadan merupakan bagian dari Rukun Islam, yakni fondasi utama dalam ajaran Islam yang wajib diyakini dan dijalankan setiap Muslim.

Sebagaimana diketahui, Islam dibangun di atas lima perkara yang menjadi tiang agama. Puasa Ramadan menempati posisi yang sangat penting karena termasuk rukun keempat setelah syahadat, shalat, dan zakat.

Hal ini ditegaskan dalam hadits shahih berikut:

عَنْ أَبِي عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَبْدِ اللهِ بْنِ عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا قَالَ : سَمِعْتُ رَسُوْلَ اللهِ صلى الله وسلم يَقُوْلُ : بُنِيَ اْلإِسْلاَمُ عَلَى خَمْسٍ : شَهَادَةُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَأَنَّ مُحَمَّداً رَسُوْلُ اللهِ وَإِقَامُ الصَّلاَةِ وَإِيْتَاءُ الزَّكَاةِ وَحَجُّ الْبَيْتِ وَصَوْمُ رَمَضَانَ

Artinya: Dari Abi Abdurrahman, yaitu Abdullah Ibn Umar Ibn Khattab ra berkata, saya mendengar Rasulullah saw bersabda: ”Islam didirikan dengan lima hal, yaitu persaksian tiada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah utusan-Nya, didirikannya shalat, dikeluarkannya zakat, dikerjakannya hajji di Baitullah (Ka’bah), dan dikerjakannya puasa di bulan Ramadan” (Hadits Shahih, riwayat al-Bukhari: 7 dan Muslim: 19).

Karena menjadi bagian dari Rukun Islam, puasa Ramadhan memiliki ketentuan yang jelas, baik dari sisi syarat wajib maupun rukun puasa itu sendiri.

5 Syarat Wajib Puasa Ramadan

Syarat wajib adalah ketentuan yang harus dipenuhi seseorang sehingga ia terkena kewajiban berpuasa. Jika syarat ini tidak terpenuhi, maka kewajiban puasa tidak dibebankan kepadanya.

1. Beragama Islam

Puasa adalah ibadah yang menjadi bagian dari identitas keislaman. Kewajiban ini hanya berlaku bagi seorang Muslim.

2. Baligh

Seseorang mulai diwajibkan berpuasa ketika telah mencapai usia baligh. Tandanya:

  • Laki-laki pernah keluar mani, baik saat tidur maupun terjaga.
  • Perempuan telah mengalami haid.
  • Jika tanda tersebut belum muncul, maka batas maksimal baligh adalah usia 15 tahun.
  • Anak-anak yang belum baligh tidak berdosa jika tidak berpuasa, namun tetap dianjurkan untuk belajar berlatih sejak dini.

3. Berakal

Orang yang tidak berakal, seperti gila atau kehilangan kesadaran, tidak terkena kewajiban puasa. Hal ini berdasarkan hadits:

رُفِعَ اْلقَلَمُ عَنْ ثَلَاثٍ عَنْ النّائِمِ حَتّى يَسْتَيْقِظُ وَعَنِ اْلمَجْنُوْنِ حَتّى يُفِيْقَ وَعَنِ الصَّبِىِّ حَتَّى يَبْلُغَ

Artinya: Tiga golongan yang tidak terkena hukum syar’i: orang yang tidur sampai ia terbangun, orang yang gila sampai ia sembuh, dan anak-anak sampai ia baligh (Hadits Shahih, riwayat Abu Daud: 3822, dan Ahmad: 910. Teks hadits riwayat al-Nasa’i).

Namun, jika seseorang mabuk karena kesengajaan, maka ia tetap wajib mengganti (qadha) puasanya.

4. Mampu atau Kuat Menjalankan Puasa

Puasa diwajibkan bagi yang mampu secara fisik. Jika tidak mampu karena sakit berat, usia lanjut, atau kondisi tertentu, maka dapat mengganti di hari lain (qadha) atau membayar fidyah sesuai ketentuan syariat.

5. Mengetahui Masuknya Bulan Ramadhan

Puasa Ramadan wajib dilaksanakan ketika telah dipastikan masuk bulan Ramadhan, baik melalui rukyatul hilal (melihat bulan) maupun penyempurnaan bulan Sya’ban menjadi 30 hari.

Sebagaimana sabda Nabi:

صُومُوا لِرُؤْيَتِهِ وَأَفْطِرُوا لِرُؤْيَتِهِ فَإِنْ غُمَّ عَلَيْكُمْ فَأَكْمِلُواعِدَّةَ شَعْبَانَ ثَلَاثِينَ

Artinya: Berpuasa dan berbukalah karena melihat hilal, dan apabila hilal tertutup awan maka sempurnakanlah hitungannya bulan menjadi 30 hari (HR Imam Bukhari).

2 Rukun Puasa Ramadan

Berbeda dengan syarat wajib, rukun adalah inti pelaksanaan puasa. Jika rukun ini tidak terpenuhi, maka puasanya tidak sah.

1. Niat

Niat merupakan fondasi sahnya puasa. Untuk puasa wajib Ramadan, niat harus dilakukan pada malam hari sebelum terbit fajar dan harus menegaskan kefardhuannya.

Berikut lafaz niat puasa Ramadhan:

نـَوَيْتُ صَوْمَ غـَدٍ عَـنْ ا َدَاءِ فـَرْضِ شـَهْرِ رَمـَضَانِ هـَذِهِ السَّـنـَةِ لِلـّهِ تـَعَالىَ

Artinya: Saya niat mengerjakan ibadah puasa untuk menunaikan kewajiban bulan Ramadhan pada tahun ini, karena Allah swt.

Dalil mengenai kewajiban niat di malam hari:

مَنْ لَمْ يَجْمَعِ الصِّيَامَ قَبْلَ اْلفَجْرِ فَلَا صِيَامَ لَهُ

Artinya: Siapa yang tidak membulatkan niat mengerjakan puasa sebelum waktu fajar, maka ia tidak berpuasa,” (Hadits Shahih riwayat Abu Daud: 2098, al-Tirmidz: 662, dan al-Nasa’i: 2293).

2. Menahan Diri dari Hal yang Membatalkan

Rukun kedua adalah menahan diri dari segala hal yang membatalkan puasa sejak terbit fajar hingga terbenam matahari.

Allah SWT berfirman:

فَاْلئَنَ باَشِرُوْهُنَّ وَابْتَغُوْا مَا كَتَبَ اللهُ لَكُمْ وَكُلُوْا وَاشْرَبُوْا حَتَّى يَتَبَيَّنَ لَكُمُ اْلخَيْطُ اْلاَبْيَضُ مِنَ اْلخَيْطِ اْلاَسْوَدِ مِنَ اْلفَجْرِ ثُمَّ اَتِّمُوْا الصِّيَامَ اِلَى اللَّيْلِ

Artinya: “…maka sekarang campurilah, dan carilah apa yang telah ditetapkan oleh Allah untukmu, serta makan dan minumlah sampai waktu fajar tiba dengan dapat membedakan antara benang putih dan hitam. Kemudian sempurnakanlah puasa itu sampai waktu malam tiba...(QS. al-Baqarah, 2: 187).

Karena puasa Ramadan termasuk dalam Rukun Islam, maka pelaksanaannya tidak boleh dianggap ringan. Memahami perbedaan antara syarat wajib dan rukun puasa sangat penting agar ibadah tidak gugur atau batal.

Syarat wajib menentukan apakah seseorang terkena kewajiban, sedangkan rukun menentukan sah atau tidaknya puasa yang dijalankan. Dengan memahami dasar-dasar ini, diharapkan setiap Muslim dapat menjalankan ibadah puasa Ramadhan secara benar, sah, dan sesuai tuntunan syariat sehingga nilai ibadahnya benar-benar sempurna sebagai bagian dari Rukun Islam.

#puasa-ramadhan #rukun-islam #syarat-wajib-puasa #rukun-puasa #niat-puasa-ramadhan #syarat-wajib-islam #rukun-puasa-ramadhan #puasa-ramadhan-sah #puasa-ramadhan-wajib #puasa-ramadhan-niat #puasa-ramadh

https://kabar24.bisnis.com/read/20260225/243/1955287/ini-5-syarat-wajib-dalam-rukun-islam-dan-puasa-ramadan-serta-2-rukun-yang-harus-dipahami