Buruh Bakal Demo 4 Maret, Tuntut THR & Tolak Impor Pikap India

Buruh Bakal Demo 4 Maret, Tuntut THR & Tolak Impor Pikap India

Buruh KSPI akan menggelar demo pada 4 Maret 2026 di DPR RI untuk menuntut THR tepat waktu dan tolak impor 105.000 pikap India demi cegah PHK massal.

(Bisnis.Com) 24/02/26 13:41 145634

Bisnis.com, JAKARTA — Buruh dari Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) merencanakan aksi demonstrasi pada 4 Maret 2026 di Gedung DPR RI, Jakarta, untuk menuntut pencairan tunjangan hari raya (THR) hingga pembatalan impor 105.000 mobil pikap asal India untuk program Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih.

Presiden KSPI Said Iqbal menyampaikan bahwa terkait THR, pihaknya hendak menuntut adanya kejelasan dan sanksi tegas bagi perusahaan yang tidak membayar THR para karyawannya. Dia mencontohkan kasus di PT Pabrik Kertas Indonesia (Pakerin) serta dugaan hal serupa di pabrik produsen Mie Sedaap.

“Kasus PT Mie Sedaap itu adalah contoh yang paling terkini, dan juga kasus PT Pakerin, ya. Itu terulang kembali sama dengan tahun-tahun yang lalu,” kata Said dalam konferensi pers virtual, Selasa (24/2/2026).

Lebih lanjut, pihaknya juga meminta kepada DPR dan Presiden Prabowo Subianto agar tidak mengenakan pajak kepada buruh yang menerima THR, serta menuntut pencairan THR dilakukan H-21 sebelum Idulfitri.

Menurut Said, pencairan THR perlu dilakukan lebih awal dari usulan H-14 yang dikemukakan DPR maupun ketentuan pencairan maksimal H-7 oleh Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker). Pasalnya, dia menuding ada modus sejumlah perusahaan untuk menghindari pembayaran THR dengan merumahkan karyawan.

“Baru-baru ini kita mendengar pabrik Mie Sedaap merumahkan karyawannya sebelum lebaran untuk menghindari pembayaran THR. Nanti habis lebaran baru dipanggil ulang untuk masuk kembali. Jadi ini modus yang dilakukan oleh perusahaan,” ujar Said.

Terkait impor mobil pikap dari India, dia menegaskan bahwa rencana PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero) akan berujung pada pemutusan hubungan kerja (PHK) buruh otomotif di Tanah Air.

Said mengungkapkan bahwa KSPI telah menerima laporan dari serikat pekerja anggota di berbagai perusahan otomotif terkait ancaman PHK karena pengurangan produksi. Menurutnya, penyerapan tenaga kerja dan pertumbuhan ekonomi justru dapat tercipta apabila 105.000 mobil tersebut dikerjakan oleh produsen dalam negeri, alih-alih mengimpor.

“Output lainnya dalam aksi tersebut adalah memastikan batalkan rencana pembelian 105.000 mobil pickup dari India. Berikan kepada produsen-produsen dalam negeri ini, karena mengancam PHK buruh-buruh di Indonesia,” ujarnya.

Selain itu, KSPI juga membawa tuntutan lain seperti pengesahan Rancangan Undang-undang (RUU) Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (PPRT), revisi UU Ketenagakerjaan, hingga penghapusan tenaga kerja alih daya (outsourcing) dan upah murah.

#demo-buruh #buruh-demo-thr #buruh-tolak-impor-pikap-india #kspi #said-iqbal #pencairan-thr #sanksi-perusahaan-tak-bayar-thr #buruh-demo-4-maret #tuntutan-demo-buruh

https://ekonomi.bisnis.com/read/20260224/12/1955310/buruh-bakal-demo-4-maret-tuntut-thr-tolak-impor-pikap-india