IHSG Melaju Pelan, Investor Wait and See Tunggu Tuah Reformasi OJK-BEI
IHSG naik tipis 0,72% di tengah reformasi OJK-BEI. Investor menunggu kepastian kebijakan free float dan transparansi untuk memulihkan status indeks.
(Bisnis.Com) 23/02/26 13:29 144270
Bisnis.com, JAKARTA – Indeks harga saham gabungan (IHSG) sepekan melaju pelan di tengah agenda reformasi pasar modal yang sedang dijalankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI). Dalam perdagangan sepekan yang lalu, 18-20 Februari 2026, indeks komposit menguat 0,72% ke 8.271.
Dalam perkembangan terbaru, BEI telah menyampaikan proposal perbaikan tata kelola pasar modal kepada lembaga pembuat indeks global, MSCI dan FTSE Russell yang keduanya membekukan peninjauan indeks saham Indonesia lantaran masalah transparansi.
Pengamat Pasar Modal Reydi Octa menilai update yang disampaikan regulator sejauh ini lebih bersifat komunikasi lanjutan mengenai komitmen kebijakan, dan belum menjadi katalis yang benar-benar menggerakkan pasar.
"Pasar membaca ini sebagai proses, bukan hasil akhir. Jadi wajar kalau IHSG hanya bergerak tipis karena investor menunggu kepastian," ujar Reydi kepada Bisnis, Senin (23/2/2026).
Adapun, BEI dan OJK pada Jumat (20/2) telah menyampaikan perkembangan terbaru reformasi pasar modal yang dilakukan otoritas bursa. Salah satunya, OJK mengumumkan selesainya proses rule making rule revisi regulasi ketentuan free float saham dari 7,5% menjadi 15% secara bertahap. Regulator meyakinkan proses revisi ketentuan free float masih sesuai jadwal, yakni ditargetkan selesai Maret 2026.
Kemudian, pembukaan data pemegang saham 1% dan granulasi data investor menjadi 28 subkelas telah mencapai tahap final. Selain itu, BEI juga sedang menyusun metodologi penyajian data shareholder concentration lists atau daftar saham dengan kepemilikan terkonsentrasi.
Reydi mengatakan, yang dinantikan pasar sekarang adalah hasil konkret dari semua rencana reformasi pasar modal yang sekarang sedang dikerjakan otoritas bursa.
"Yang paling ditunggu pelaku pasar adalah sinyal konkret bahwa isu free float, transparansi kepemilikan, dan likuiditas sudah sesuai kriteria MSCI. Kemudian, apakah ada peluang pemulihan status peringkat, minimal tidak ada downgrade status lanjutan," pungkasnya.
Hari ini, Senin (23/2), IHSG pada sesi I perdagangan menguat 1,36% ke 8.384. Tim Riset Phintraco Sekuritas menilai kabar terakhir yang disampaikan otoritas bursa mengenai reformasi pasar modal cukup menenangkan pasar dan menjadi sentimen positif tambahan. Meskipun demikian, sekuritas mengingatkan agar investor tetap mencermati implikasi dari kewajiban 267 emiten yang harus menaikkan free float dari 7,5% menjadi 15%.
Secara teknikal, level IHSG di sesi I perdagangan hari ini berhasil berada di atas MA20 di kisaran level 8.309 diiringi dengan pembentukan histogram positif MACD yang berlanjut. Sehingga diperkirakan IHSG berpotensi melanjutkan penguatan untuk uji level psikologis 8.400 pada perdagangan sesi II hari ini.
"Diperkirakan IHSG akan bergerak pada kisaran level 8.250-8.380 pada pekan ini. IHSG diperkirakan berpeluang menguji level 8.400 jika mampu ditutup di atas 8.350," tulis riset tersebut.
#ihsg #ihsg-melaju #ihsg-menguat #reformasi-ojk #reformasi-bei #pasar-modal #indeks-saham #free-float-saham #transparansi-pasar #kepemilikan-saham #likuiditas-pasar #msci-indeks #ftse-russell #investor