Ini 6 Makanan Nabati dengan Protein Lebih Banyak daripada Telur

Ini 6 Makanan Nabati dengan Protein Lebih Banyak daripada Telur

Cari sumber protein nabati lebih tinggi dari telur? Coba seitan, tempe, lentil, edamame, kacang polong, dan biji bunga matahari untuk diet sehat Anda.

(Bisnis.Com) 21/02/26 10:45 142863

Bisnis.com, JAKARTA — Telur adalah sumber protein yang populer, dan mudah didapat. Telur dapat ditambahkan ke begitu banyak hidangan dan merupakan bahan serbaguna dalam memasak.

Menurut USDA, setiap butir telur besar bisa menyediakan 6 gram protein, menjadikannya cara yang baik untuk memasukkan lebih banyak protein dalam diet Anda.

Tetapi jika Anda mencari sumber protein lain, terutama yang berbasis nabati, Anda punya banyak pilihan yang lezat dan serbaguna.

Terlebih lagi, mengonsumsi lebih banyak protein nabati punya manfaat besar, termasuk mengurangi risiko diabetes, menurunkan peradangan, dan mengurangi risiko kanker.

Berikut ini, adalah daftar sembilan makanan nabati terbaik yang mengandung lebih banyak protein daripada sebutir telur. Selain protein, makanan-makanan ini juga mengandung serat dan berbagai vitamin serta mineral yang memberikan manfaat kesehatan yang luar biasa.

1. Seitan

Seitan, atau dikenal sebagai vital wheat gluten, meskimenempati posisi teratas sebagai makanan nabati yang memiliki lebih banyak protein daripada sebutir telur, menyediakan 17 gram protein untuk setiap porsi 2 ons, menurut USDA.

Meskipun kurang tenar di Indonesia, seitan merupakan protein nabati yang mengenyangkan dan kenyal, yang secara tradisional dibuat dengan menguleni adonan tepung terigu dan mencuci patinya.

Anda juga dapat menggunakan tepung gluten untuk membuat Seitan buatan sendiri dengan pilihan bumbu, rempah-rempah, perasa, atau kaldu.

Keunggulan membuat seitan sendiri adalah Anda dapat membentuknya sesuai keinginan. Iris seitan menjadi potongan-potongan atau remah-remah dan tambahkan ke taco, kari, dan salad. Atau potong seitan menjadi potongan-potongan yang menyerupai steak, nugget, atau potongan seperti ayam.

2. Tempe

Mudah ditemui di Indonesia, tempe bisa jadi pilihan protein nabati pengganti telur. Tempe lebih padat dan bertekstur seperti kacang yang terbuat dari kedelai yang difermentasi secara alami. Seperti tahu, tempe adalah protein nabati lengkap dengan semua asam amino esensial, menawarkan 17 gram protein per setengah cangkir sajian.

Tambahkan tempe untuk meningkatkan kandungan protein dalam salad, mangkuk, tumis, dan taco, atau tusuk tempe pada tusuk sate untuk dipanggang.

3. Kacang Lentil

Lentil adalah kacang-kacangan kecil berbentuk bulat yang hadir dalam berbagai warna, ada merah, kuning, hitam, cokelat, dan hijau.

Jangan remehkan manfaat nutrisinya hanya karena ukurannya yang kecil. Lentil merupakan protein nabati yang mengenyangkan, dengan kandungan 18 gram protein per cangkir yang sudah dimasak.

Kacang lentil juga kaya serat, dan merupakan makanan dengan indeks glikemik rendah, yang dapat membantu meningkatkan kontrol gula darah yang optimal. Mengonsumsi makanan kaya serat secara teratur, seperti kacang lentil, juga dapat meningkatkan keteraturan pencernaan, kesehatan jantung, dan kesehatan secara keseluruhan.

4. Edamame

Edamame adalah kedelai muda berwarna hijau yang biasa Anda lihat di bagian makanan beku di toko bahan makanan. Dijual dalam polong atau tanpa kulit, edamame merupakan pilihan protein nabati yang sangat baik, menawarkan hampir 10 gram protein per setengah cangkir sajian.

Yang juga membuat edamame unik di antara berbagai pilihan protein nabati adalah potensi kemampuannya untuk menurunkan kolesterol LDL "jahat", menurut meta-analisis dari 46 uji coba terkontrol tentang protein kedelai yang diterbitkan dalam The Journal of Nutrition.

Edamame sangat serbaguna. Nikmati dalam berbagai resep. Tambahkan ke hidangan mi atau tumisan, atau kukus dan tambahkan sedikit garam untuk camilan.

5. Kacang Polong Hijau

Kacang polong hijau memang merupakan salah satu sumber protein nabati terbaik, menawarkan lebih dari 8 gram protein per porsi 1 cangkir. Satu cangkir kacang polong juga menyediakan 9 gram serat, yang meningkatkan rasa kenyang, kesehatan pencernaan, dan kesehatan jantung.

Kacang polong hijau yang serbaguna cocok dipadukan dengan berbagai bahan dalam sup, kaserol, pasta, dan hidangan nasi—dan dapat dinikmati sepanjang tahun karena Anda dapat membelinya dalam keadaan segar dan beku di toko bahan makanan.

6. Biji Bunga Matahari

Biji bunga matahari kaya akan protein (7 gram per ¼ cangkir setelah dikupas. Dikenal sebagai kuaci, biji ini penuh lemak tak jenuh tunggal yang sehat, dan serat. Kombinasi nutrisi tersebut membuat Anda kenyang lebih lama.

Biji bunga matahari sendiri ideal untuk camilan, tetapi juga cocok untuk hidangan gurih dan manis. Taburkan satu atau dua sendok makan biji bunga matahari untuk membuat Snack Bar Super-Seed Anda sendiri atau tambahkan ke salad seperti Salad Brokoli dengan Bacon kami. Anda juga dapat menaburkan biji di atas yogurt dan oatmeal untuk menambah rasa kacang dan tekstur renyah.

#protein-nabati #makanan-nabati #sumber-protein #protein-lebih-banyak #seitan #tempe #kacang-lentil #edamame #kacang-polong-hijau #biji-bunga-matahari #protein-lebih-banyak-dari-telur #makanan-kaya-pro

https://lifestyle.bisnis.com/read/20260221/106/1954419/ini-6-makanan-nabati-dengan-protein-lebih-banyak-daripada-telur