Prabowo Janjikan Kirim 8.000 Personel Misi Perdamaian dalam 1 hingga 2 Bulan
Prabowo Subianto menegaskan komitmen Indonesia mengirim 8.000 personel untuk misi perdamaian di Gaza dalam 1-2 bulan, mendukung rencana perdamaian internasional.
(Bisnis.Com) 20/02/26 12:24 141936
Bisnis.com, JAKARTA — Prabowo Subianto menegaskan komitmen Indonesia untuk mengirimkan 8.000 personel dalam mendukung misi perdamaian yang dibahas dalam pertemuan perdana Dewan Perdamaian Internasional atau Board of Peace (BoP), Kamis (19/2/2026) waktu setempat.
Menjawab pertanyaan awak media terkait kesiapan pengiriman personel, Prabowo menyatakan Indonesia dalam posisi siap.
“Ya kita siap, kita siap,” ujar Prabowo singkat.
Terkait waktu pengiriman, Presiden Ke-8 RI itu mengungkapkan bahwa kelompok awal atau advance team kemungkinan akan diberangkatkan dalam waktu dekat.
“Mungkin kelompok-kelompok advance mungkin tidak lama lah, mungkin 1–2 bulan ini juga,” tandas Prabowo.
Sebelumnya, orang nomor satu di Indonesia itu menegaskan kesiapan untuk mengerahkan hingga 8.000 personel guna mendukung misi Pasukan Stabilisasi Internasional dalam menjaga perdamaian di Gaza.
Komitmen tersebut disampaikan dalam pidato singkat pada pertemuan perdana Dewan Perdamaian Internasional atau Board of Peace (BoP) di Washington D.C., Kamis (19/2/2026) waktu setempat.
“Kami menegaskan kembali komitmen kami untuk menyumbangkan sejumlah besar pasukan, hingga 8.000 personel atau lebih jika diperlukan. Kami siap mengerahkan pasukan untuk mengambil bagian secara aktif dalam Pasukan Stabilisasi Internasional demi mewujudkan perdamaian ini,” tegasnya.
Komitmen tersebut menunjukkan kesiapan Indonesia untuk berperan langsung dalam menjaga keamanan, mendukung distribusi bantuan kemanusiaan, serta memastikan implementasi gencatan senjata berjalan efektif.
Prabowo juga memuji capaian gencatan senjata yang telah terwujud, menyebutnya sebagai langkah nyata menuju perdamaian yang lebih luas.
“Pencapaian gencatan senjata ini adalah nyata. Kami memuji hal ini,” ujarnya.
Dalam sambutannya di hadapan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan para delegasi, Prabowo menyatakan Indonesia sepenuhnya mendukung rencana perdamaian yang diusung Trump serta berkomitmen terhadap keberhasilan Board of Peace.
“Indonesia sejak hari pertama kami mempelajari rencana 20 poin Presiden Trump, kami sepenuhnya setuju dan kami berkomitmen penuh terhadap rencana ini. Itulah sebabnya kami bergabung dengan Board of Peace. Kami berkomitmen atas keberhasilannya,” tuturnya.
Dia menambahkan bahwa komunitas internasional harus bersatu untuk mencapai solusi damai yang langgeng bagi Palestina, khususnya di Gaza.
Prabowo mengakui bahwa proses menuju perdamaian di Palestina tidak akan mudah dan akan diwarnai berbagai rintangan.
Namun, dia menegaskan optimisme Indonesia terhadap kepemimpinan dan kerja sama internasional dalam mewujudkan perdamaian yang nyata.
“Kami tahu akan ada banyak rintangan dan kesulitan, tetapi kami sangat optimistis dengan kepemimpinan Presiden Trump. Visi perdamaian nyata ini akan tercapai. Akan ada masalah, tetapi kita akan menang,” tandas Prabowo.
#prabowo-subianto #misi-perdamaian #kirim-personel #dewan-perdamaian-internasional #board-of-peace #pasukan-stabilisasi-internasional #perdamaian-gaza #distribusi-bantuan-kemanusiaan #gencatan-senjata #n-a