Ruang Pelonggaran Moneter Masih Terbuka, BI Tunggu Ketidakpastian Mereda

Ruang Pelonggaran Moneter Masih Terbuka, BI Tunggu Ketidakpastian Mereda

Bank Indonesia siap menurunkan suku bunga jika ketidakpastian global mereda, dengan fokus pada stabilitas ekonomi dan inflasi rendah.

(Bisnis.Com) 19/02/26 15:52 141012

Bisnis.com, JAKARTA — Bank Indonesia (BI) menyatakan ruang penurunan suku bunga acuan alias BI Rate masih terbuka ke depannya. Meski demikian, otoritas moneter masih memilih langkah menunggu hingga tensi ketidakpastian di pasar keuangan global mereda.

Gubernur BI Perry Warjiyo menegaskan bahwa bank sentral secara konsisten masih melihat adanya peluang untuk kembali melonggarkan kebijakan moneter, mempertimbangkan kondisi makroekonomi domestik yang dinilai cukup kondusif.

"Kami masih konsisten, kami masih memandang ruang penurunan suku bunga itu masih terbuka dengan inflasi yang rendah dan pertumbuhan ekonomi yang perlu terus didorong. Itulah kenapa ruang penurunan suku bunga masih ada," ujar Perry dalam konferensi pers Pengumuman Hasil RDG BI, Kamis (19/2/2026).

Kendati ruang pemangkasan tersebut tersedia, Perry menggarisbawahi bahwa kondisi pasar keuangan global saat ini masih dibayangi oleh tingkat ketidakpastian yang tinggi.

Oleh karena itu, langkah BI ke depan dalam mengeksekusi pelonggaran suku bunga acuan berdasarkan data dependent atau bergantung pada dinamika data ekonomi terbaru. BI, sambung Perry. tidak ingin terburu-buru dan akan menanti momentum yang tepat.

"Kami akan pantau terus, [apabila] ada kesempatan nanti ke depannya untuk merealisasikan ruang penurunan suku bunga, sehingga untuk itu pada dua hari ini [RDG 18-19 Februari], kami berdiskusi untuk tetap mempertahankan BI Rate tetap sama yaitu 4,75%," terangnya.

Sebagai catatan, keputusan BI untuk menahan suku bunga acuan di level 4,75% pada RDG periode Februari 2026 ini juga diikuti dengan dipertahankannya suku bunga Deposit Facility di level 3,75% dan suku bunga Lending Facility di posisi 5,5%.

Lebih lanjut, Perry menjelaskan bahwa keputusan menahan suku bunga ini sangat sejalan dengan fokus kebijakan jangka pendek BI yang mengedepankan stabilitas, terutama untuk mendukung pencapaian sasaran inflasi 2026 dan mendorong pertumbuhan ekonomi.

"Ke depan, Bank Indonesia akan terus memperkuat efektivitas transmisi pelonggaran kebijakan moneter dan kebijakan makroprudensial yang telah ditempuh selama ini," kata Perry.

#bank-indonesia #suku-bunga #bi-rate #pelonggaran-moneter #ketidakpastian-global #pasar-keuangan #kebijakan-moneter #inflasi-rendah #pertumbuhan-ekonomi #penurunan-suku-bunga #kondisi-makroekonomi #sta

https://finansial.bisnis.com/read/20260219/11/1954079/ruang-pelonggaran-moneter-masih-terbuka-bi-tunggu-ketidakpastian-mereda