ERA Graharealty (IPAC) Targetkan Transaksi Properti Naik 25%

ERA Graharealty (IPAC) Targetkan Transaksi Properti Naik 25%

ERA Graharealty (IPAC) menargetkan pertumbuhan transaksi properti sebesar 25% pada 2026.

(Bisnis.Com) 13/02/26 08:35 135437

Bisnis.com, JAKARTA— Emiten jasa agen real estat PT ERA Graharealty Tbk. (IPAC) atau ERA Indonesia menargetkan transaksi properti pada 2026 bertumbuh 25%, meningkat dari kenaikan 9% pada 2025.

Presiden Direktur ERA Indonesia Darmadi Darmawangsa menyampaikan perusahaan menargetkan pertumbuhan transaksi sebesar 25% seiring dengan pertumbuhan pasar properti. Hal itu didukung stabilitas perbaikan ekonomi, dukungan kebijakan pemerintah, dan kebutuhan hunian yang terus meningkat.

“Kami menilai pasar properti 2026 masih memiliki peluang pertumbuhan, baik di pasar sekunder maupun primer, didukung oleh stabilitas ekonomi yang semakin membaik, dukungan kebijakan pemerintah, kebutuhan hunian yang terus meningkat, dan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia yang lebih tinggi dibanding 2025,” paparnya dalam siaran pers, Jumat (13/2/2026).

Namun demikian, sambung Darmadi, ERA Indonesia tetap mewaspadai dinamika suku bunga, daya beli masyarakat, serta kondisi global yang dapat memengaruhi sektor properti. Strategi utama ERA di 2026 akan berfokus pada peningkatan servis.

Saat ini, ERA Indonesia memiliki 105 kantor dengan lebih dari 4.800 Marketing Associate di seluruh Indonesia. Pada 2026, perusahaan menargetkan pembukaan sekitar 20 kantor baru, terutama di kota-kota besar dan wilayah dengan potensi pertumbuhan properti yang tinggi.

Darmadi menuturkan periode 2025 menjadi tahun yang stabil dan positif bagi ERA di tengah dinamika ekonomi nasional. Perusahaan mampu membukukan kenaikan penjualan sebesar 9% dibandingkan dengan 2024.

“Ini menunjukkan kekuatan jaringan kami serta kepercayaan konsumen yang terus terjaga,” ujar Darmadi.

Sepanjang 2025, pasar properti masih didominasi oleh pasar sekunder dengan kontribusi sekitar 90% dari total transaksi, sedangkan pasar primer menyumbang sekitar 10%. Meski demikian, pasar primer mulai menunjukkan pertumbuhan berkat berbagai insentif pemerintah, promosi dari pengembang, serta hadirnya proyek dengan desain baru yang semakin menarik.

ERA selama ini dikenal kuat di pasar sekunder, didukung oleh pengalaman panjang dan jaringan luas di seluruh Indonesia. Keunggulan pasar sekunder antara lain, properti ready stock dan siap huni, lokasi yang lebih matang dan strategis, harga lebih fleksibel dan dapat dinegosiasikan.

Selain itu, tren sewa mengalami peningkatan, khususnya untuk properti komersial jangka panjang seperti restoran dan gudang. Pergeseran ini dipengaruhi oleh daya beli masyarakat yang masih menyesuaikan kondisi ekonomi, serta meningkatnya kehati-hatian konsumen dalam mengambil keputusan pembelian.

Dari sisi jenis properti, segmen rumah tinggal masih mendominasi transaksi pada 2025, diikuti oleh ruko, apartemen, dan gudang. Wilayah dengan transaksi kuat antara lain Jakarta, Tangerang, Bekasi, Bandung, dan Surabaya—terutama di area dengan akses infrastruktur dan fasilitas publik yang baik.

#era-graharealty #transaksi-properti #pertumbuhan-properti #pasar-sekunder #pasar-primer #stabilitas-ekonomi #kebijakan-pemerintah #kebutuhan-hunian #suku-bunga #daya-beli-masyarakat #properti-komersia

https://market.bisnis.com/read/20260213/192/1952652/era-graharealty-ipac-targetkan-transaksi-properti-naik-25