Platform PORTAL, Jelajah Wisata Nusantara dari Jakarta Pakai Kacamata VR

Platform PORTAL, Jelajah Wisata Nusantara dari Jakarta Pakai Kacamata VR

PORTAL, wahana VR di Jakarta, hadirkan eksplorasi wisata imersif dengan teknologi canggih, targetkan 390 pengunjung per hari, dan dukung UMKM lokal.

(Bisnis.Com) 05/02/26 17:42 127137

Bisnis.com, JAKARTA — DF Experiences menggandeng NETASIA resmi mengoperasikan wahana Virtual Reality (VR) bernama PORTAL di K Mall, kawasan Menara Jakarta, Kemayoran.

Wahana yang dibuka pada Kamis (5/2/2026) ini menjadi atraksi berkonsep walkable atau dapat dijelajahi dengan berjalan kaki pertama di Indonesia.

PORTAL mengintegrasikan kemajuan teknologi digital sinematik, seni, dan penceritaan naratif dalam satu platform.

Berbeda dengan atraksi VR pada umumnya yang membatasi pergerakan pengguna pada posisi stasioner, wahana ini menawarkan eksplorasi bebas dengan tata letak spasial berskala besar.

Managing Director DF Experiences Jacky mengatakan kehadiran wahana ini selain ditargetkan menjadi destinasi wisata, juga untuk pembentukan ekosistem yang menggunakan inovasi.

Ekspansi ke Jakarta merupakan strategi untuk berkontribusi pada ekosistem imersif yang sedang berkembang.

"PORTAL adalah platform untuk koneksi, kreativitas, dan pertukaran budaya," kata Jacky di Jakarta, Kamis (5/2/2026).

Menurut Jacky, ekspansi ini diharapkan mampu menciptakan peluang kolaborasi lintas batas antara para pelaku industri kreatif dan teknologi. Hal ini sejalan dengan perkembangan sektor ekonomi digital yang terus bertumbuh di Indonesia.

Target

Direktur NETASIA Sripeni Puspasari mengatakan pihaknya akan mengundang lebih banyak pengunjung dan melakukan kolaborasi dengan berbagai perusahaan. Tujuannya agar PORTAL dikenal sebagai tempat bagi berbagai komunitas untuk berinteraksi.

Sripeni juga menjelaskan bahwa target mereka dalam satu hari adalah 390 pengunjung. Dia mengatakan bahwa dari maksimum 600 pengunjung per hari yang bisa ditampung, capaian 65% sudah menjadi indikator kinerja yang cukup baik.

Wahana ini menggunakan tampilan 360 derajat dengan efek suara yang membuat pengunjung seolah berada di dalam dunia virtual. Fasilitasnya meliputi teater VR, gim aksi, dan berbagai permainan mini yang dapat dinikmati oleh pengunjung dari berbagai usia.

Sebagai debut, PORTAL mengangkat tema "The Element Code" dengan latar tahun 2050. Pengunjung diajak berpetualang secara multi-sensori untuk memperbaiki perangkat waktu-ruang dalam narasi fiksi ilmiah.

Selain fokus pada aspek teknologi, operasional PORTAL turut menyasar sektor ekonomi kreatif melalui kolaborasi dengan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Sripeni mengatakan pihaknya melakukan kurasi terhadap produk seniman dan pengrajin lokal untuk dipasarkan di area merchandise dan Snack Bar.

Strategi ini diambil untuk memadukan gaya hidup modern dengan kearifan lokal. Sejumlah brand lokal yang telah masuk dalam rantai pasok area komersial wahana ini antara lain Naruna dari Salatiga untuk kerajinan tanah liat dan Sinta Craft dari Semarang untuk kerajinan sulam.

Selain itu, terdapat pula produk dari Wastraloka Yogyakarta, kreasi rajut dari Nawilis Batam, serta produk minuman kesehatan Herbaldoc dari Kudus. Kolaborasi ini diharapkan dapat membuka akses pasar baru bagi pelaku UMKM lokal.

"Kami bertujuan untuk menciptakan titik sentuh bermakna untuk merayakan kemajuan keterampilan kerajinan regional dan meningkatkan pengalaman pengunjung secara keseluruhan," ujar Sripeni.

#virtual-reality #portal-vr #wisata-nusantara #kacamata-vr #menara-jakarta #kemayoran-atraksi #teknologi-digital #seni-naratif #eksplorasi-bebas #destinasi-wisata #ekosistem-imersif #ekonomi-digital #k

https://teknologi.bisnis.com/read/20260205/84/1950519/platform-portal-jelajah-wisata-nusantara-dari-jakarta-pakai-kacamata-vr