Danantara Beraksi, Groundbreaking 6 Proyek Hilirisasi Senilai Rp97 Triliun Besok!
Danantara Indonesia akan groundbreaking 6 proyek hilirisasi senilai Rp97 triliun pada 6 Februari 2026, mendukung transformasi ekonomi berbasis industri.
(Bisnis.Com) 05/02/26 12:36 126642
Bisnis.com, JAKARTA — Badan pengelola investasi Danantara Indonesia bakal melaksanakan peletakan batu pertama atau groundbreaking serentak untuk 6 proyek hilirisasi strategis pada besok, Jumat (6/2/2026).
Langkah itu merupakan bagian dari 18 proyek hilirisasi yang dikawal Danantara guna menggeser basis pertumbuhan ekonomi Indonesia, dari ketergantungan pada sumber daya alam mentah menuju negara berbasis industri.
CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani mengatakan bahwa nilai investasi dari enam proyek hilirisasi yang groundbreaking besok mencapai US$5,8 miliar.
Nilai investasi tersebut setara dengan Rp97,29 triliun jika menggunakan asumsi kurs Jisdor Rp16.775 per dolar Amerika Serikat (AS), Rabu (4/2/2026).
“[Groundbreaking] rencana besok sore. Untuk 6 proyek itu nilai investasinya kurang lebih sekitar US$5,8 miliar,” ungkap Rosan selepas acara CNA Summit 2026 di The Ritz-Carlton, Jakarta, Kamis (5/2).
Rosan, yang juga menjabat Menteri Investasi dan Hilirisasi/BKPM, menyatakan seluruh pendanaan untuk enam proyek ini bersumber dari internal Danantara.
Dalam pemberitaan Bisnis sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa pemerintah telah menetapkan 18 proyek hilirisasi prioritas pada 2026 dengan total nilai investasi mencapai Rp618 triliun.
Presiden menyatakan agenda hilirisasi industri akan dijalankan secara agresif dengan dukungan instrumen pembiayaan nasional, salah satunya melalui Danantara. Skema ini memungkinkan Indonesia mengundang mitra investasi dengan posisi setara, tanpa bergantung pada pencarian modal ke luar negeri.
“Kita tidak keluar negeri minta-minta investasi. Kita mengajak, dan kita punya kemampuan sekarang,” ujarnya dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul, Bogor, Senin (2/2/2026).
Adapun 18 proyek mencakup berbagai sektor. Di antaranya pembangunan smelter aluminium, stainless steel slab, oleoresin, fillet ikan tilapia, modul surya terintegrasi, gasifikasi batu bara, serta industri copper rod, wire, and tube.
Pemerintah juga akan mengembangkan industri oleofood kelapa sawit, karaginan berbasis rumput laut, avtur dari jelantah kelapa sawit, aspal, besi baja, nata de coco MCT, hingga tepung kelapa.
Di sektor energi dan kimia, proyek yang digarap adalah kilang minyak, mangan sulfat, chemical grade alumina, chlor-alkali plant, serta fasilitas oil storage tanks.
Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab atas kerugian atau keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.
#danantara-groundbreaking #proyek-hilirisasi #investasi-danantara #hilirisasi-industri #proyek-strategis-indonesia #investasi-rp97-triliun #rosana-roeslani #prabowo-subianto-hilirisasi #smelter-alumini