Perdagangan Kaltim Loyo, Daya Beli Masyarakat Tertekan pada Kuartal III/2025

Perdagangan Kaltim Loyo, Daya Beli Masyarakat Tertekan pada Kuartal III/2025

Perdagangan di Kaltim melambat pada Q3 2025 akibat daya beli menurun dan kunjungan wisatawan anjlok, mempengaruhi sektor perdagangan dan aktivitas pelabuhan.

(Bisnis.Com) 28/01/26 15:46 117237

Bisnis.com, BALIKPAPAN — Aktivitas perdagangan di Kalimantan Timur (Kaltim) mengalami perlambatan signifikan pada kuartal III/2025, seiring dengan termoderasi daya beli masyarakat dan penurunan drastis jumlah kunjungan wisatawan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Lapangan usaha (LU) perdagangan mencatat pertumbuhan 7,95% secara tahunan (yoy) pada kuartal III, melambat dari capaian periode sebelumnya yang tumbuh 9,91% (yoy).

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Kaltim, Jajang Hermawan menyatakan perlambatan ini mencerminkan kondisi ekonomi yang tengah menghadapi tekanan akibat kinerja sektor utama penopang ekonomi Kaltim yang tertahan.

"Perlambatan aktivitas perdagangan di triwulan III tergambar melalui indeks penjualan riil yang tercatat menurun dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya, yakni dari 167,4 di triwulan III 2024 menjadi 133,1 di periode laporan," ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (28/1/2026).

Dia menambahkan, penurunan tajam ini terutama dipicu oleh anjloknya penjualan produk makanan, minuman, dan tembakau yang selama ini menjadi penopang utama sektor perdagangan eceran.

Selain itu, volume aktivitas bongkar muat barang di pelabuhan juga menunjukkan tren negatif yang mengkhawatirkan.

Volume bongkar tercatat turun 52,90% (yoy), sementara volume muat anjlok 46,34% (yoy). Angka-angka ini bahkan lebih dalam dibandingkan kontraksi pada kuartal sebelumnya.

Lebih jauh, Jajang mengungkapkan penurunan kinerja perdagangan tidak terlepas dari faktor highbaseline tahun 2024.

Sebagaimana diketahui, Kaltim menjadi tuan rumah rangkaian acara berskala nasional yang mendatangkan ribuan pengunjung, termasuk upacara peringatan HUT RI ke-79 dengan sekitar 1.300 undangan serta Musabaqah Tilawatil Qur\'an (MTQ) Nasional ke-30 yang diperkirakan dihadiri 6.826 peserta pada kuartal III/2024 silam.

Persiapan kedua event tersebut bahkan mendorong penambahan 54 penerbangan ekstra pada periode 10 Agustus hingga 20 Agustus 2024 untuk mengantisipasi lonjakan kunjungan.

Adapun, dia menuturkan dampak penurunan jumlah kunjungan ini terlihat jelas dari kontraksi tingkat penghunian kamar (TPK) hotel berbintang yang anjlok 21,98% (yoy).

#perdagangan-kaltim #daya-beli-masyarakat #aktivitas-perdagangan #perlambatan-perdagangan #kuartal-iii-2025 #penurunan-wisatawan #pertumbuhan-perdagangan #ekonomi-kaltim #indeks-penjualan-riil #penjual

https://kalimantan.bisnis.com/read/20260128/407/1948017/perdagangan-kaltim-loyo-daya-beli-masyarakat-tertekan-pada-kuartal-iii2025