Bisnis.com, JAKARTA - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) melaporkan bisnis data center dan cloud menyumbang pendapatan sebesar Rp1,4 triliun pada kuartal III/2025.
Jumlah itu naik dibandingkan capaian semester I/2025 yang sebesar Rp921 miliar ataupun kuartal III/2024 yang sebesar Rp1,5 triliun.
Mengutip infomemo, manajemen TLKM menjelaskan sejalan dengan transformasi perusahaan melalui anak usaha NeutraDC, perseroan mencatatkan kemajuan signifikan.
Tingkat utilisasi data center NeutraDC saat ini mencapai 89%, sementara total utilisasi data center termasuk Telin dan neuCentrIX mencapai 77%.
Bisnis data center TLKM mencakup penyedia layanan cloud global, penyedia layanan AI, pemerintahan, perbankan, dan perusahaan besar.
"Data center dan layanan cloud Telkom membukukan pendapatan sebesar Rp1,4 triliun untuk 9 bulan 2025," tulis manajemen TLKM dalam infomemo.
Manajemen TLKM menjelaskan saat ini perseroan memiliki 35 data center yang tersebar di dalam negeri dan luar negeri. Total kapasitas data center TLKM pada kuartal III/2025 ialah 44 MW plus 2.451 rak.
Pada periode 9 bulan pertama, Telkom telah menghabiskan belanja modal Rp15,4 triliun, setara dengan 14,1% dari total pendapatan perseroan yang mencapai Rp109,61 triliun.
Dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, realisasi capex TLKM sebesar Rp15,4 triliun itu lebih rendah secara nominal maupun persentase terhadap pendapatan Telkom.
Pada 9 bulan 2024, capex Telkom tercatat mencapai Rp17,5 triliun atau setara dengan 15,6% dari total pendapatan Telkom sebesar Rp112,22 triliun.
Sepanjang Januari-September 2025, Telkom menggunakan lebih dari 80% belanja modal untuk memperluas konektivitas digital, yang mencakup jaringan serat optik, menara, satelit, dan kabel bawah laut.
"Ekspansi tersebut yang memperkuat komitmen Telkom untuk menyediakan jangkauan nasional dan internet berkecepatan tinggi," tulis manajemen Telkom dalam infomemo.
Selain itu, belanja modal juga digulirkan TLKM untuk mendukung platform digital, seperti data center dan cloud, serta pengembangan layanan digital.
"Dengan memprioritaskan infrastruktur dan inovasi yang tangguh, Telkom terus mendorong transformasi digital dan meningkatkan pengalaman pelanggan di seluruh Indonesia."
---------------------
Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.