Bisnis.com, TANGERANG SELATAN – PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR) merombak susunan dewan direksi lewat Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) hari ini, Rabu (15/10/2025). Dalam RUPSLB tersebut, para pemegang saham menyepakati pengangkatan Hendri Widiarta sebagai direktur perseroan.
Sekretaris Perusahaan Unilever Padwestiana Kristanti menerangkan bahwa Hendri diangkat sebagai direktur guna menggantikan Willy Saelan yang mengundurkan diri dari kursi direktur. Adapun Willy Saelan telah menjabat sebagai direktur sejak 2015.
“Mengangkat Hendri Widiarta sebagai direktur perseroan, efektif sejak 15 Oktober 2025 sampai dengan ditutupnya Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan perseroan 2026,” kata Padwestiana saat ditemui di Tangerang, Rabu (15/10/2025).
Selepas persetujuan RUPSLB, Hendri bakal menjabat sebagai Direktur Human Resources, yang selama ini dijabat oleh Willy Saelan. Manajemen menerangkan Willy telah bergabung dengan Unilever sejak 30 tahun yang lalu.
Sebagai informasi, Willy Saelan adalah Warga Negara Indonesia kelahiran Bandung, Jawa Barat, yang bergabung dengan Unilever Indonesia sejak 1995. Ia diangkat sebagai Direktur pada RUPS Luar Biasa pada 15 Desember 2015 dan selama ini memimpin divisi Human Resources.
Sebelum menjadi direktur, Willy menempati sejumlah posisi strategis di Unilever, baik di tingkat nasional maupun internasional. Di antaranya adalah Head of HR untuk Marketing and Sales di Unilever Indonesia (2011–2015), pelaksana tugas (Plt) Head of HR di Unilever Australia dan Selandia Baru (2015), hingga HR Director untuk wilayah Asia-Afrika-Timur Tengah dan Eropa Timur (AACEE) pada 2007–2009.
Berikut adalah jajaran direksi Unilever terbaru hasil RUPSLB:
- Presiden Direktur: Benjie Yap
- Direktur: Neeraj Lal
- Direktur: Alejandro Meinardo Jr Santos Concha
- Direktur: Vandana Suri
- Direktur: Enny Hartati Sampurno
- Direktur: Hendri Widiarta
Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.