Bisnis.com, JAKARTA – Emiten furnitur dan gaya hidup premium PT Imago Mulia Persada Tbk. (LFLO) membidik pertumbuhan pendapatan konsolidasi perseroan, dengan estimasi nilai mencapai Rp80 hingga Rp100 miliar per tahun dari ekspansi ritel.
Presiden Direktur LFLO Erlangga Boenawan menuturkan perseroan tetap melanjutkan ekspansi toko pada tahun ini dengan mengoperasikan flagship store B&B Italia Jakarta. Ritel ini, lanjutnya, sebagai monobrand store B&B Italia terbesar di kawasan Asia Pasifik, dengan total area kurasi mencapai 1.300 meter persegi.
Dia menargetkan kehadiran showroom berskala masif ini tidak hanya menandai ekspansi ritel perseroan, tetapi juga menegaskan posisi Indonesia sebagai pemain kunci dalam ekosistem desain global.
Selain itu, perseroan juga menargetkan penambahan ekspansi ritel dapat berkontribusi terhadap penambahan pundi-pundi pendapatan tahun ini.
"Manajemen LFLO memproyeksikan flagship store ini akan memberikan kontribusi signifikan terhadap pendapatan konsolidasi perseroan, dengan estimasi nilai mencapai Rp80 hingga Rp100 miliar per tahun," ujarnya melalui keterangan tertulisnya, Senin (12/1/2026).
Dia menyebut LFLO kini tengah memperkuat transformasinya dari distributor menjadi pemilik brand melalui pengembangan lini produk proprietary.
Strategi jangka panjang perusahaan diarahkan untuk menjadi LVMH (Louis Vuitton Moët Hennessy) Asia di sektor desain interior dan arsitektur.
Adapun hingga paruh pertama pada 2025, LFLO mampu membukukan kinerja yang solid. Perseroan membukukan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp10,96 miliar pada Semester I/ 2025.
Realisasi ini naik 44% dibandingkan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp7,61 miliar pada Semester I/2024.
Perseroan juga hingga pertengahan tahun lalu telah merealisasikan belanja modal (capitalexpenditure/Capex) senilai Rp15–16 miliar pada awal 2025 untuk pengembangan ritel
Capex terbesar perseroan dialokasikan untuk pembelian display barang-barang dari B&B Italia dan renovasi flagshipstore.
Menurutnya langkah tersebut penting dalam memperkuat positioning LFLO sebagai pemain utama di industri interior mewah Indonesia.
Perseroan juga bersiap menangkap peluang kemitraan atau akuisisi strategis jika momentum pasar mendukung.
Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.