Bisnis.com, BANDUNG— PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat mencatatkan kinerja penjualan yang positif sepanjang 2025.Capaian ini tergambar dalam pertumbuhan penjualan tenaga listrik, peningkatan jumlah pelanggan, serta akselerasi pemanfaatan layanan digital.
General Manager PLN UID Jawa Barat, Sugeng Widodo, menjelaskan sepanjang 2025, penjualan tenaga listrik PLN UID Jawa Barat mencapai 63.503 GWh, tumbuh sekitar 3% year on year (YoY) dibandingkan 2024 sebesar 61.637 GWh.
Pertumbuhan ini sejalan dengan peningkatan jumlah pelanggan yang mencapai 18.143.215 pelanggan, atau naik sekitar 3,3% YoY dibandingkan tahun sebelumnya sebanyak 17.563.127 pelanggan.
“Total daya tersambung di wilayah kerja PLN UID Jawa Barat juga menunjukkan peningkatan,” ungkapnya.
Pada 2025, daya tersambung tercatat sebesar 35.686 MVA, tumbuh sekitar 5,9% yoy dibandingkan 2024 yang berada di angka 33.690 MVA. Peningkatan ini menjadi wujud kesiapan PLN dalam menjawab kebutuhan listrik masyarakat dan dunia usaha yang terus berkembang.
Ia mengatakan kinerja positif tersebut merupakan hasil dari penguatan sistem kelistrikan serta peningkatan kualitas layanan yang dilakukan secara berkelanjutan.
“Pertumbuhan ini menunjukkan bahwa listrik masih menjadi penggerak utama aktivitas ekonomi di Jawa Barat. PLN UID Jawa Barat berkomitmen menjaga keandalan pasokan, memperkuat infrastruktur, dan meningkatkan kualitas layanan guna mendukung pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Sugeng.
Selain pertumbuhan penjualan dan pelanggan, transformasi digital juga menjadi salah satu pendorong utama kinerja PLN UID Jawa Barat. Sepanjang 2025, transaksi melalui aplikasi PLN Mobile tercatat mencapai 6.383.490 transaksi, meningkat signifikan sekitar 56% yoy dibandingkan 2024 yang sebanyak 4.090.097 transaksi.
Tren ini kata dia menunjukkan semakin tingginya adopsi layanan digital oleh pelanggan dalam mengakses layanan kelistrikan PLN.
Sugeng menambahkan ke depan PLN UID Jawa Barat akan terus mendorong inovasi dan digitalisasi sebagai bagian dari transformasi perusahaan.
“Kami akan terus fokus pada penguatan layanan berbasis digital, peningkatan pengalaman pelanggan, serta keandalan sistem kelistrikan agar PLN semakin dekat, responsif, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat,” tambahnya.