nasabah semakin percaya menyalurkan ziswaf lewat Muamalat DIN ditandai dengan kenaikan volume transaksi ziswaf dari waktu ke waktu
Jakarta (ANTARA) - PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat pertumbuhan volume transaksi zakat, infak, sedekah dan wakaf (ziswaf) lewat aplikasi mobile banking Muamalat DIN sebesar 24,75 persen secara tahunan (year-on-year/yoy).
“Kami bersyukur nasabah semakin percaya menyalurkan ziswaf lewat Muamalat DIN yang ditandai dengan kenaikan volume transaksi ziswaf dari waktu ke waktu,” kata Direktur Bank Muamalat Ricky Rikardo Mulyadi dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis.
Transaksi ziswaf melalui Muamalat DIN dapat diakses melalui fitur Bayar, kemudian mencari Hijrah Amal dan memilih fitur Ziswaf.
Selanjutnya, nasabah dapat menentukan lembaga amil zakat yang diinginkan dan memilih jenis transaksi, seperti zakat, infak, sedekah, wakaf, fidyah, atau zakat fitrah.
Nasabah bisa melanjutkan proses dengan memasukkan nominal ziswaf yang akan dibayarkan dan melanjutkan proses transaksi hingga selesai di Muamalat DIN.
Dalam upaya memfasilitasi penyaluran dana sosial keislaman, Bank Muamalat menjalin kemitraan dengan 19 lembaga kemanusiaan, meningkat 73 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Menurut Ricky, kolaborasi tersebut tidak hanya terbatas pada penyaluran ziswaf, tetapi juga mencakup bantuan kemanusiaan, seperti dukungan untuk masyarakat Palestina.
Sementara itu, khusus untuk layanan zakat, nasabah dapat memanfaatkan fitur Kalkulator Zakat yang tersedia di Muamalat DIN untuk menghitung besaran zakat yang perlu ditunaikan.
“Nasabah bisa menunaikan ziswaf langsung maupun menjadwalkannya secara berkala baik harian, mingguan, bulanan dan bahkan tahunan. Ini tentunya memudahkan kita berinfak dan bersedekah rutin, apalagi di bulan Ramadan yang penuh berkah ini,” jelas Ricky.
Ricky menyatakan bank berkomitmen untuk memberikan kemudahan bagi nasabah dalam menunaikan kewajiban dan meningkatkan kepedulian sosial melalui platform digital.
Pewarta: Imamatul Silfia
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2026