Bisnis.com, SEMARANG — Melakukan rutinitas pagi memiliki peran penting dalam membentuk suasana hati, energi, hingga kesehatan jangka panjang Anda. Pagi hari menjadi waktu yang tepat untuk memulai aktivitas dengan tubuh yang segar dan pikiran yang siap.
Namun, tanpa disadari, terdapat sejumlah kebiasaan yang dianggap sepele yang dilakukan banyak orang justru dapat memberikan dampak buruk bagi kesehatan jangka panjang jika dikerjakan secara terus-menerus.
Dari hal sederhana seperti melewatkan sarapan hingga memeriksa ponsel selepas bangun tidur, kebiasaan-kebiasaan ini dapat memengaruhi energi dan kondisi tubuh sepanjang hari. Selain kebiasaan melewatkan sarapan, mengutip dari laman Real Simple, berikut ini 7 kebiasaan di pagi hari yang bisa mengganggu kesehatan jangka panjang Anda.
1. Minum Kopi Sebelum Air Putih
Setelah tidur semalaman, Anda mungkin akan terbangun dalam keadaan dehidrasi. Oleh karena itu, meminum kopi sebelum air putih dapat memperburuk kesehatan Anda.
Meminum kopi di pagi hari sebelum air putih akan menambah dehidrasi karena kafein yang ada di dalam kopi memiliki sifat diuretik, yang berarti kafein menarik cairan keluar dari tubuh dan menyebabkan Anda lebih sering buang air kecil. Selain itu, kopi juga dapat menekan nafsu makan yang memungkinkan Anda melewatkan sarapan di pagi hari.
Untuk mencegah dehidrasi tersebut, Anda sangat dianjurkan untuk meminum air putih setelah bangun tidur. Dehidrasi dapat membuat tubuh Anda terasa lelah dan kurang bertenaga.
Dengan meminum air putih, tubuh Anda akan terasa lebih segar, sekaligus membantu melancarkan pencernaan dan metabolisme. Setelah bangun tidur, selalu usahakan untuk meminum setidaknya dua gelas air putih sebelum mengonsumsi kopi.
2. Melewatkan Sarapan
Melewatkan sarapan setelah berpuasa semalaman saat tidur dapat membuat Anda merasa lesu, sulit berkonsentrasi, bahkan bisa memengaruhi suasana hati Anda untuk menjalankan aktivitas seharian.
Meski melewatkan sarapan tidak selalu berbahaya, namun hal itu sering kali menyebabkan kebiasaan ngemil yang berlebihan di siang hingga malam hari. Kebiasaan ini dapat menyebabkan kenaikan berat badan dan gangguan kadar gula darah. Untuk mencegah hal tersebut, Anda dapat memulai sarapan dalam waktu dua jam setelah bangun tidur dengan mengonsumsi protein, lemak sehat, dan karbohidrat yang kaya serat.
3. Langsung Memeriksa Ponsel
Membuka dan memeriksa ponsel di pagi hari setelah bangun tidur disebut dapat membuat otak bereaksi sebelum sempat tenang. Selain menyebabkan stress dan gangguan, kebiasaan doom scrolling di pagi hari dapat mengkondisikan otak Anda untuk mengaitkan keadaan terjaga dengan stress atau kecemasan.
Untuk mencegah hal ini, Anda dapat memberikan jeda waktu setelah bangun tidur sebelum akhirnya membuka atau mengecek ponsel. Berikan waktu 5-10 menit untuk meluangkan waktu ke luar rumah guna melakukan peregangan atau melakukan beberapa pernapasan untuk menenangkan diri.
4. Melewatkan Latihan Mindfulness
Melewatkan latihan mindfulness di pagi hari seperti melewatkan waktu untuk menulis jurnal, latihan pernapasan, atau meditasi, berarti melewatkan juga kesempatan berharga untuk menyimak diri sendiri sebelum tuntutan pekerjaan hari itu dimulai.
Tanpa momen refleksi atau kesadaran penuh, stress cenderung akan menumpuk dan akan berdampak pada tidur, pencernaan, konsentrasi, hingga nyeri kronis. Untuk mencegah hal tersebut, Anda disarankan untuk mengambil pernapasan dalam selama satu menit, melakukan refleksi singkat, dan menulis jurnal dengan menuangkan isi pikiran yang bisa membantu menenangkan sistem saraf.
5. Tidak Menetapkan Tujuan
Tanpa pegangan untuk menjalani hari, Anda akan berisiko terombang-ambing ke berbagai arah dan kurang fokus pada hal yang benar-benar penting. Seiring waktu, kebiasaan untuk tidak menetapkan tujuan di pagi hari ini dapat menyebabkan stres kronis, kurangnya kepuasan, dan kelelahan dalam pengambilan keputusan.
Untuk mencegahnya, Anda dapat memulai kebiasaan yang lebih baik dengan meluangkan beberapa menit di pagi hari untuk meninjau kalender hingga menetapkan tujuan yang ingin dikerjakan pada hari itu. Kebiasaan baru ini membuat otak Anda akan beralih dari mode reaktif ke pola pikir yang lebih terencana sehingga dapat mengurangi rasa kewalahan.
6. Memulai Hari dengan Terburu-buru
Memulai hari dengan terburu-buru sekaligus melewatkan rutinitas pagi dapat menyebabkan tubuh Anda merasa stress. Jika hal itu terjadi, sistem saraf Anda tidak bisa mendapat kesempatan untuk beralih ke keadaan yang lebih tenang dan stabil.
Selain itu, memulai hari dengan terburu-buru juga dapat mengganggu kemampuan pengambilan keputusan dan pemecahan masalah Anda sepanjang hari. Untuk mencegahnya, Anda dapat menyisipkan waktu istirahat untuk melakukan peregangan ringan, keluar rumah menghirup udara segar, hingga mengatur suasana hati dapat membantu Anda menghadapi hari dengan pikiran yang lebih jernih.
7. Tidak Mendapatkan Sinar Matahari Pagi
Mendapatkan sinar matahari di pagi hari dapat membantu mencerahkan suasana hati dan meningkatkan fokus. Di malam hari, Anda dapat menjaga ruangan dengan kondisi tetap gelap dengan mematikan layar ponsel.
Namun di pagi hari biarkan sinar matahari masuk segera setelah Anda bangun di pagi hari. Jika Anda bangun sebelum matahari terbit atau bekerja shift malam, Anda dapat melakukan terapi cahaya terang biasanya dengan kotak cahaya sebagai alternatif atau suplemen yang bermanfaat untuk sinar matahari alami.