Bisnis.com, JAKARTA — China secara resmi telah membuka Stasiun Chongqingdong Railway Station yang terletak di Chayuan, Distrik Nan'an, Chongqing.
Melansir dari halaman resmi China Railway, stasiun seluas 1,22 juta meter persegi atau 122 hektare ini memiliki 15 peron dengan 29 rel, yang utamanya melayani kereta cepat.
Chongqingdong Railway Station merupakan hub kereta api cepat terbesar di Barat China rampung dibangun pada Maret 2025 dalam kurun waktu sekitar tiga tahun. Stasiun ini juga menjadi simpul penting dalam jaringan kereta api cepat yang luas di kota tersebut.
Bukan hanya kereta cepat, di lokasi tersebut juga terintegrasi dengan moda transportasi lainnya, seperti bus dan subway.
Untuk itu, stasiun ini juga menjadi proyek percontohan untuk inisiatif nasional “Pengembangan Integrasi Stasiun-Kota” dalam membangun sistem transportasi yang kuat.
Pembangunan stasiun tersebut pun dilaksanakan oleh China Railway Construction Corportaion (CRCC), yang juga turut menggarap Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) alias Whoosh.
Stasiun megah di jantung Chongqing ini menargetkan dapat mendorong produk domestik regional bruto melampaui 100 miliar yuan (US$13,8 miliar) pada tahun 2030 mendatang.
Stasiun kereta api timur Chongqing tidak hanya berfungsi sebagai sarana transportasi, tetapi juga sebagai elemen dasar untuk pengembangan dan kemakmuran di masa depan. Di stasiun ini pula menjadi wilayah operasional kereta cepat Fuxing yang dapat melaju hingga 350 km/jam.
Mengutip halam resmi People’s Daily, stasiun tersebut untuk pertama kalinya dibuka pada 27 Juni 2025, yang ditandai dengan melajunya kereta cepat dari stasiun tersebut menuju Stasiun Kereta Api Qianjiang menandai peresmian segmen sepanjang 242 kilometer dari jalur kereta api berkecepatan tinggi Chongqing-Xiamen.
Konstruksi segmen ini dimulai pada Mei 2020, dengan kecepatan maksimum 350 kilometer per jam dan kapasitas operasi harian hingga 54 kereta.
Jalur kereta api Chongqing-Xiamen merupakan jalur utama yang dirancang untuk menghubungkan wilayah barat daya China dengan wilayah pesisir tenggara negara tersebut.
Sambungan Chongqing-Changsha yang baru saja selesai, dikombinasikan dengan segmen Ganzhou-Xiamen yang sudah beroperasi dan segmen Changsha-Ganzhou yang sedang dibangun, akan membentuk koridor kereta api cepat Chongqing-Xiamen.
Membandingkan dengan stasiun yang ada di Indonesia, Gambir tercatat hanya memiliki luas 12.000 meter persedi atau 1,2 hektare, sedangkan Stasiun Manggarai luasnya sekitar 2,47 hektare.
Stasiun Jakarta Kota yang memiliki 12 jalur rel kereta pun tercatat luasnya mencapai 3,25 hektare. Artinya, luas stasiun di Chongqing tersebut setara dengan 37,5 kali Stasiun Jakarta Kota.