Bisnis.com, JAKARTA - Tinggal menghitung hari untuk memasuki Bulan Suci Ramadan tahun 2026. Sebagian besar masyarakat Indonesia yang beragama Islam akan melakukan kegiatan yang berfokus pada tujuan ibadah.
Namun, selain meningkatkan ibadah dan ketakwaan kepada Sang Pencipta, kita dapat mengisi kegiatan sampingan dengan berjualan atau berbisnis untuk memperoleh penghasilan tambahan.
Bulan Suci Ramadan juga disebut sebagai bulan yang penuh berkah bagi seluruh umat manusia. Oleh karena itu, jika kita berbisnis di bulan tersebut akan mendapat keberkahan yang lebih baik dari bulan-bulan lainnya.
Pasalnya, jika memasuki Bulan Ramadan, aktivitas masyarakat khususnya pada sektor perdagangan akan mengalami peningkatan yang cukup signifikan.
Berdasarkan data Kemendag melalui BPS di tahun 2025, sektor industri seperti makanan dan kebutuhan lainnya mengalami peningkatan konsumsi sebesar 20 sampai dengan 35 persen dari biasanya.
Oleh karena itu, Bulan Ramadan ini sangat cocok untuk Anda yang ingin mencoba atau memulai berbisnis.
Berikut kami rangkum tips memulai bisnis di Bulan Ramadan untuk pemula.
1. Pilih Produk yang Sesuai dengan Kebutuhan Bulan Ramada
Anda wajib untuk memilih dan melakukan riset lebih mendalam sebelum melakukan bisnis di Bulan Ramadan.
Anda harus mengetahui apa saja produk yang kemungkinan diinginkan oleh pasar saat Bulan Ramada .
Contoh produk yang memungkinkan untuk dijual saat bulan Ramada. yakni makanan dan minuman berbuka, perlengkapan beribadah, pakaian muslim, dan hampers Ramadan.
2. Memanfaatkan Waktu Jelang Buka Puasa dan Sahur
Pada momentum Ramadan, biasanya pembeli atau konsumen akan aktif ketika menjelang waktu berbuka puasa di siang menuju sore hari dan sebelum sahur di malam hari.
Anda dapat memanfaatkan waktu tersebut untuk berjualan dan menggaet pelanggan dengan produk menarik yang Anda tawarkan.
3. Buat Paket dan Promo Menarik
Jika ingin bersaing dengan pasar, Anda harus bisa membuat pelanggan tertarik pada produk yang Anda jual, salah satunya dengan menawarkan beberapa paket atau promo menarik seperti diskon khusus, gratis ongkir, paket bundling, dan berbagai promo menarik lainnya yang dapat menarik hati pelanggan.
4. Sediakan Menu Spesial Ramadan (Jika Berbisnis Makanan)
Cara ini terbukti ampuh untuk Anda yang memulai bisnis makanan di Bulan Ramadan. Pasalnya, di Indonesia sendiri terdapat beberapa makanan yang hanya muncul di Bulan Ramadan atau jarang ditemui di hari-hari biasanya.
Anda bisa mencari tren atau melakukan riset beberapa makanan yang laris di bulan Ramadhan untuk Anda jual.
5. Manfaatkan Merchant atau Toko Online
Masyarakat saat ini tentunya sudah beralih ke kegiatan yang lebih praktis, termasuk dalam hal jual beli.
Anda dapat memanfaatkan beberapa toko online atau merchant yang tersedia di Indonesia untuk memasarkan produk yang Anda jual ke publik.
6. Tinjau Lokasi Berjualan
Jika Anda berencana untuk melakukan penjualan offline atau berjualan secara langsung, pastikan Anda memilih tempat yang strategis dan ramai untuk memasarkan produk.
7. Manfaatkan Sosial Media
Sosial media menjadi media terpenting saat ini bagi Anda untuk mempromosikan dagangan atau produk Anda ke khalayak luas.
Buat orang-orang dari luar jangkauan Anda mengetahui produk yang Anda jual.
8. Buat Hitungan Perkiraan Biaya dan Rencana Produksi
Anda wajib memperhatikan faktor biaya produk, karena bagaimanapun juga, Anda memerlukan perencanaan maupun biaya untuk memproduksi produk.
Anda juga harus memperkirakan jumlah produksi barang agar sesuai dengan permintaan di pasar sehingga tidak terjadi overproduksi dan overbudget yang menyebabkan Anda merugi nantinya.