Bisnis.com, JAKARTA - Malam ini jangan lewatkan kemunculan bulan purnama Snow Moon alias bulan salju di langit malam.
Bulan purnama Snow Moon merupakan bulan purnama yang mencapai iluminasi 100% tepat pukul 17.09 EST (1009 GMT) pada tanggal 1 Februari, ketika akan tampak berlawanan dengan matahari di langit Bumi, sepenuhnya diterangi oleh cahayanya dari perspektif kita. Waktu terbit dan terbenam bulan lokal bergantung pada lokasi Anda.
Bulan purnama bulan ini dikenal sebagai Bulan Salju, merujuk pada hujan salju lebat yang umum terjadi sekitar waktu ini setiap tahun. Bulan ini juga dikenal sebagai "Bulan Beruang" untuk mencerminkan periode kelahiran anak beruang dan "Bulan Kelaparan" untuk menggambarkan kekurangan makanan di bulan musim dingin yang sulit, menurut Old Farmer's Almanac.
Cakram bulan akan tampak sepenuhnya terang saat muncul di cakrawala timur saat matahari terbenam pada tanggal 1 Februari waktu AS atau 2 Februari dinihari waktu Indonesia.
Anda mungkin akan melihat Bulan Salju memiliki rona kuning-oranye saat dekat dengan cakrawala, sebelum kembali bersinar keperakan seperti biasanya saat melayang lebih tinggi di langit malam Januari. Efek ini terjadi karena proses yang dikenal sebagai Hamburan Rayleigh, di mana atmosfer Bumi membelokkan panjang gelombang biru cahaya bulan sementara memungkinkan panjang gelombang merah yang lebih panjang untuk melewatinya tanpa gangguan.
Bulan purnama setiap bulan adalah kesempatan sempurna untuk menjelajahi dampak tabrakan asteroid yang dahsyat di permukaan bulan dengan mengamati fitur permukaan yang disebut "sinar ejekta". Saat matahari sejajar dengan bulan, ia menerangi garis-garis material reflektif yang terangkat dan terlempar jauh di permukaan bulan selama peristiwa pembentukan kawah.