Bisnis.com, JAKARTA — Paparan panas, debu, dan polusi disebut menjadi tantangan harian bagi kesehatan kulit kepala, terutama di kota-kota besar.
Dokter umum, dr Kevin Mak menjelaskan kondisi tersebut dapat memicu masalah ketombe jika tidak ditangani dengan tepat.
Menurutnya, rambut dapat dianalogikan seperti tanaman yang memiliki batang, akar, dan bunga. Rambut yang terpapar kotoran dan panas berlebih akan mengalami penumpukan minyak di batang sebelum akhirnya berdampak ke akar.
Dia menuturkan, kondisi rambut yang terasa sangat berminyak di sore hari setelah beraktivitas merupakan tanda awal gangguan pada kulit kepala. Jika dibiarkan, kotoran dan minyak tersebut dapat masuk ke akar rambut dan memicu masalah lanjutan.
Dr. Kevin menjelaskan, ketombe umumnya berkaitan dengan pertumbuhan jamur Malassezia yang berlebihan di kulit kepala. Jamur ini berkembang pada kondisi lembap, berminyak, atau terlalu kering.
“Masalah kulit kepala itu biasanya hanya tiga, terlalu lembap, kurang air, atau terlalu kering,” ujar Dr. Kevin Mak dalam acara screening Head & Shoulders Scalpvengers, Jakarta Selatan, Kamis (29/1/2026).
Kondisi tersebut kerap dipicu oleh kebiasaan memakai helm, terpapar panas, serta polusi setiap hari.
Dia menambahkan, penggunaan sampo anti ketombe sering kali belum efektif karena kandungan atau cara pakainya kurang tepat. Banyak orang hanya fokus membersihkan batang rambut tanpa memperhatikan kesehatan akar.
Dr. Kevin juga menekankan pentingnya memperhatikan kandungan aktif dalam produk perawatan kulit kepala. Salah satu zat yang disebutnya berperan penting adalah piroctone olamine yang menargetkan jamur penyebab ketombe.
Namun, dia mengingatkan bahwa kandungan aktif saja tidak selalu cukup jika tidak didukung teknologi penghantar yang baik.
“Kalau tidak sampai ke akar, hasilnya tidak akan maksimal,” katanya.
Selain itu, kebiasaan mencuci rambut yang terlalu singkat membuat zat aktif tidak bekerja optimal karena efektivitas perawatan sangat bergantung pada kemampuan bahan menyebar dan bertahan di kulit kepala.
Dr. Kevin menyimpulkan bahwa tantangan lingkungan modern membuat masalah ketombe sulit dihindari.
Karena itu, pemahaman soal penyebab dan cara kerja perawatan kulit kepala menjadi kunci untuk menjaga kesehatan rambut jangka panjang.