Bisnis.com, BALIKPAPAN — Samono, salah satu jenama dari platform e-commerce Supplier to Business to Customer (S2B2C) PT Wook Global Technology, melakukan ekspansi penetrasi pasar di luar dominasi Jakarta yaitu Kalimantan Timur.
Penyedia peralatan rumah tangga kecil (small home appliances) berdesain Jepang yang beroperasi sejak 2021 ini, resmi menancapkan kehadirannya di Balikpapan melalui partisipasi dalam perayaan HUT ke-19 Indonesian Chef Association (ICA) tingkat Kalimantan Timur.
Brand Marketing Expert Samono Lia Parsaulian menyatakan keikutsertaan ini bukan sekadar promosi, melainkan strategi penetrasi pasar yang terukur dengan menyasar segmen profesional sekaligus konsumen rumahan.
"Visi utama kami adalah mendukung terciptanya generasi masa depan yang lebih sehat melalui masakan rumah. Nah Samono itu lebih mengarah ke para ibu-ibu itu supaya membuat makanan sehat dan masak itu bisa lebih cepat untuk menghemat waktunya mereka, ya karena kan mereka harus siapin makanan anak-anak gitu," kata Lia Parsaulian di hadapan awak media, Minggu (25/1/2026).
Dia menambahkan rangkaian produk Samono mencakup perlengkapan dapur, seperti blender, chopper, juicer hingga alat perawatan diri seperti shaver dan hair dryer.
Meski tergolong pendatang baru, kata Lia, merek yang diluncurkan di tengah pandemi ini mencatatkan pertumbuhan penjualan konsisten hingga 95% per tahun.
Dia menyebutkan, kehadiran Samono dalam ajang yang mempertemukan para koki dan petinggi hotel se-Kalimantan Timur ini dilandasi 3 pilar strategis.
Pertama, memperkenalkan standar kualitas produk yang layak digunakan tidak hanya di rumah tangga, tetapi juga sektor perhotelan.
Kedua, edukasi kuliner untuk mendorong masyarakat memasak makanan sehat sendiri dengan dukungan alat yang mumpuni.
Ketiga, distribusi lokal yang kini telah menjangkau berbagai toko elektronik besar di Balikpapan.
Target pasar yang dibidik pun cukup spesifik, yaitu generasi muda usia 15 tahun hingga 35 tahun, mulai dari ibu muda hingga mahasiswa atau pekerja yang tinggal di kos.
Menurut Lia, pendekatan ini bertujuan mematahkan persepsi bahwa memasak adalah aktivitas yang sulit dan mahal.
Dari segi harga, Samono mengusung strategi kompetitif dengan produk chopper dibanderol mulai seratus ribuan, sementara produk kelas atas berada di kisaran Rp1,5 juta, tergantung spesifikasi dan kebutuhan fungsi.
Di sisi lain, perayaan HUT ke-19 ICA Kaltim menjadi momentum strategis dengan turut menghadirkan chef hotel, restoran, hingga pelaku UMKM dari Kota Samarinda, Balikpapan, dan Bontang.
Kemudian, terdapat pula beberapa kategori lomba, mulai dari Cooking Competition menggunakan peralatan Samono, Cake Decoration, dan Coffee Mocktail.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Balikpapan Ratih Kusuma menyatakan penguatan sektor kuliner akan berdampak langsung pada peningkatan kunjungan wisatawan.
"Sudah menjadi komitmen dan tugas kami untuk terus mempromosikan kekayaan kuliner Nusantara yang ada di Balikpapan," imbuhnya.
Adapun Penanggung Jawab Brand ICA Kaltim Chardina Dianovita menjelaskan sinergi antara merek lokal dan asosiasi profesional kuliner menunjukkan kolaborasi produktif yang saling menguntungkan.