Bisnis.com, JAKARTA — Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS hari ini, Kamis (16/4/2026) ditutup melemah pada level Rp17.136 di tengah pelemahan Indeks dolar AS.
Berdasarkan data tradingview pada pukul 09.10 WIB, nilai tukar rupiah dibuka datar pada level Rp17.136.
Stagnasi mata uang Garuda terhadap dolar AS diikuti oleh mata uang yuan China dan ringgit Malaysia terhadap dolar AS yang juga cenderung datar.
Mata uang Asia lainnya cenderung terapresiasi. Mata uang yen Jepang terhadap dolar AS menguat 009%, dolar Singapura menguat 0,01%, dan dolar Hong Kong menguat 0,02%.
Mayoritas mata uang Asia lainnya juga terpantau menguat terhadap dolar AS. Peso Filipina menguat sebesar 0,03%, diikuti dolar Taiwan naik 0,12%, rupee India naik 0,10%, won Korea naik 0,23%, baht Thailand naik 0,40%.
Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong memperkirakan nilai tukar rupiah bergerak terbatas cenderung datar terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dalam perdagangan hari ini. Meski tekanan dari eksternal mulai mereda, faktor domestik yang masih lemah membuat ruang penguatan rupiah menjadi terbatas.
Sentimen global sejatinya masih cukup kondusif. Optimisme pasar terhadap potensi meredanya konflik di kawasan Timur Tengah menjadi salah satu penopang utama. Harapan tercapainya kesepakatan damai mendorong sikap risk on di pasar keuangan global, yang biasanya berdampak positif bagi mata uang negara berkembang, termasuk rupiah.
Selain itu, indeks dolar AS tercatat terus melemah dan kini berada di level terendah dalam enam pekan terakhir. Pelemahan greenback tersebut turut diikuti oleh penguatan mayoritas mata uang Asia terhadap dolar AS.
Namun demikian, kondisi domestik justru menjadi penahan laju apresiasi rupiah. Minimnya sentimen positif dari dalam negeri membuat investor cenderung berhati-hati, bahkan masih menghindari aset berbasis rupiah. Ketidakpastian yang masih tinggi, terutama terkait dinamika geopolitik di Timur Tengah yang kerap berubah, turut memperburuk persepsi risiko.
"Dengan kombinasi faktor tersebut, pergerakan rupiah diproyeksikan berada dalam rentang terbatas di kisaran Rp17.100 hingga Rp17.200 per dolar AS hari ini, " ujarnya, Kamis (16/4/2026).
Pelaku pasar diperkirakan akan tetap wait and see sambil mencermati perkembangan global maupun domestik yang dapat memengaruhi arah pergerakan mata uang ke depan.