WAKIL Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau PT KAI Dody Budiawan memperkirakan puncak jumlah penumpang pada masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) diprediksi terjadi pada 28 Desember 2025. Pada tanggal tersebut, jumlah penumpang diproyeksikan angka tertinggi, termasuk di wilayah Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta yang diprediksi melayani sekitar 31.000 penumpang dalam satu hari.
Dody mengemukakan perusahaan telah menyiapkan berbagai langkah strategis untuk memastikan pelayanan berjalan optimal pada masa puncak mudik tersebut. "Mencakup di antaranya sarana, prasarana, hingga sistem pelayanan. Semua dipersiapkan menghadapi arus puncak agar masyarakat dapat menikmati perjalanan Nataru dengan aman dan nyaman,” ujarnya di sela-sela inspeksi jalur kereta api (KA) di Stasiun Solo Balapan, Rabu, 3 Desember 2025.
Selain memastikan kesiapan pelayanan, KAI juga menambah 54 perjalanan kereta api per hari secara nasional untuk mengantisipasi lonjakan penumpang. Total sekitar 3,8 juta tempat duduk disediakan untuk masa Nataru. "Dari jumlah tersebut, 1,5 juta di antaranya kami berikan diskon 30 persen mulai tanggal 1 Desember. Silakan dimanfaatkan,” ungkap Dody.
Di sisi lain, Manager Humas Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih mengatakan PT KAI juga membuka layanan Motis alias Mudik Gratis Sepeda Motor dengan pendaftaran yang dibuka pada 1–29 Desember 2025. Untuk pmberangkatan Angkutan Motis Nataru akan dilaksanakan pada periode 23-30 Desember 2025 dan 2-5 Januari 2026.
"Kapasitas motor sebanyak 232 unit per hari dengan total sebanyak 2.784 unit. Adapun untuk kapasitas penumpang 530 tempat duduk per hari dengan total 5.830 tempat duduk," kata Feni.
Pendaftaran secara online dapat dilakukan di website nusantara.kemenhub.go.id atau dapat juga mendaftar secara offline di posko pendaftaran yang ditunjuk. Untuk layanan Motis khusus di wilayah Daop 6 Yogyakarta hanya ada di Stasiun Lempuyangan dan Stasiun Purwosari.
Sementara data dari Daop 6 Yogyakarta mencatat kapasitas tempat duduk untuk KA yang melintasi wilayah itu total sebanyak 383.074 tempat duduk. Jumlah itu terinci sebanyak 337.066 tempat duduk KA jarak jauh, 46.008 tempat duduk KA lokal, 294.264 tempat duduk KA reguler, dan 88.810 tempat duduk KA tambahan.
Untuk frekuensi perjalanan KA ada 235 perjalanan KA per hari, termasuk 20 KA tambahan. Tiket KA terjual pada Rabu ini tercatat sebanyak 111.598 tiket dengan okupansi sementara 29 persen.
KA dengan okupansi tertinggi yakni KA Sri Tanjung 129 persen, KA Bengawan 110 persen, KA Progo 80 persen, KA Joglosemarkerto 54 persen, KA Bogowonto 51 persen, dan KA Gajahwong 50 persen.