Bisnis.com, JAKARTA — PT Ekamas Mora Republik Tbk. (MORA) memperkirakan lonjakan jumlah pengguna hingga 80% pada kuartal II/2026 dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Tekanan kurs rupiah dan pelemahan daya beli masyarakat tidak mempengaruhi bisnis internet rumah perusahaan.
Direktur & Chief Corporate Affairs Officer MoraRepublic Resi Y. Bramani menjelaskan dinamika pasar yang menantang tidak menghalangi laju penambahan basis pengguna baru korporasi. Manajemen optimistis akselerasi bisnis terus berjalan sesuai dengan target ekspansi jaringan.
“Jumlah pelanggan kuartal II/2026 diproyeksikan naik sekitar 80% dari jumlah pelanggan di periode yang sama tahun lalu,” ujar Resi kepada Bisnis, Selasa (16/6/2026).
Menurut Resi, internet rumah kini telah bergeser menjadi komoditas primer bagi masyarakat modern. Atas dasar itulah, bisnis diproyeksikan akan tetap bertumbuh seiring dengan terus meningkatnya cakupan wilayah jaringan perusahaan di berbagai wilayah potensial Tanah Aair.
Hingga pertengahan tahun ini, skala ekonomi emiten berkode saham MORA tersebut tercatat makin kuat seiring meluasnya jaringan kabel fisik maupun nirkabel.
“Jumlah pelanggan internet saat ini sebanyak lebih dari 2.6 juta pelanggan,” kata Resi menambahkan.
Resi menjelaskan ketangguhan operasional perseroan di tengah situasi sulit ditopang oleh keunggulan kompetitif berupa integrasi infrastruktur end-to-end pertama di Indonesia. Sinergi ini mengombinasikan kekuatan jaringan tulang punggung (backbone) kabel bawah laut internasional milik Moratelindo dengan jaringan retail perumahan (Fiber to the Home / FTTH) MyRepublic.
Melalui satu ekosistem tunggal, perseroan mampu melayani segmen Wholesale (grosir), Enterprise (korporasi B2B), hingga retail (B2C) secara serentak sehingga struktur pendapatan menjadi lebih terdiversifikasi.
Guna memaksimalkan penetrasi pasar di seluruh lapisan konsumen, MoraRepublic menaungi beberapa sub-brand inovatif. Pada segmen retail premium, MyRepublic Fiber menyediakan konektivitas fiber berkecepatan tinggi untuk perumahan modern.
Di segmen nirkabel, perusahaan menghadirkan MyRepublic Air sebagai solusi Wireless Broadband (Fixed Wireless Access / FWA) demi memberikan fleksibilitas tanpa kabel.
Adapun untuk segmen pelaku usaha, brand Oxygen Home & Business menyajikan layanan premium internet tanpa batas (unlimited) dengan jaminan keandalan Service Level Agreement (SLA) yang tinggi.