Bisnis.com, JAKARTA — Menteri Luar Negeri Sugiono menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Vladimir Putin dalam kunjungan kerjanya ke Moskow, Selasa (14/4/2026).
Dalam keterangan pers yang disampaikan melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, Sugiono menjelaskan bahwa pertemuan berlangsung di kompleks Istana Kremlin dan dimulai sekitar pukul 15.00 waktu setempat.
“Pertemuan diawali dengan pertemuan bilateral antara delegasi kedua negara, kemudian dilanjutkan dengan pertemuan tête-à-tête dalam suasana makan siang bersama,” ujar Sugiono.
Dia menuturkan, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi atas waktu yang diberikan oleh Presiden Putin di tengah agenda yang padat, sehingga pertemuan dapat terlaksana dalam waktu relatif singkat.
Dalam pertemuan tersebut, kedua negara membahas sejumlah sektor kerja sama strategis, terutama di bidang ekonomi. Fokus utama mencakup perdagangan, pertanian, serta energi yang dinilai krusial bagi kepentingan nasional Indonesia.
“Yang terpenting adalah kerja sama di bidang energi yang diharapkan bisa menjadi bagian dari penguatan ketahanan energi nasional,” kata Sugiono.
Selain itu, kedua pemimpin juga membahas peluang peningkatan kerja sama ekonomi yang telah terjalin selama ini, sekaligus mendorong hubungan dagang yang lebih intensif.
Sugiono menegaskan bahwa Rusia merupakan salah satu mitra strategis Indonesia dan memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas perdagangan dan perekonomian nasional.
Pertemuan yang berlangsung hingga sekitar pukul 18.10 waktu setempat itu juga diwarnai diskusi mengenai dinamika geopolitik global. Dalam format tête-à-tête, kedua pemimpin bertukar pandangan terkait isu-isu strategis internasional.
“Secara politis kedua negara sepakat untuk terus melakukan upaya-upaya dalam rangka memperkuat struktur multilateral, menghormati upaya perdamaian, serta menjaga keamanan dan stabilitas kawasan,” jelas Sugiono.