PNM berkomitmen menyediakan air bersih di 28 lokasi Indonesia hingga 2025, mendukung kesehatan dan produktivitas usaha masyarakat prasejahtera. [384] url asal
Bisnis.com, JAKARTA - Bagi PNM, air bukan hanya kebutuhan dasar kehidupan, tetapi juga fondasi penting yang mendukung kesehatan keluarga sekaligus produktivitas ekonomi masyarakat. Dalam rangka memperingati Hari Air Sedunia, PNM kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan akses air bersih dan sanitasi yang layak bagi masyarakat prasejahtera. PNM memahami bahwa keberlanjutan usaha nasabah tidak hanya ditentukan oleh akses pembiayaan, tetapi juga oleh ketersediaan infrastruktur dasar yang mendukung kehidupan sehari-hari.
Sepanjang tahun 2025, PNM telah menginisiasi program penyediaan air bersih dan sanitasi di 28 titik lokasi di berbagai wilayah Indonesia. Program tersebut diwujudkan melalui pembangunan fasilitas sanitasi, penyediaan sumber air bersih, hingga penguatan infrastruktur yang dapat dimanfaatkan secara kolektif oleh masyarakat.
Inisiatif ini tidak hanya memberikan manfaat pada aspek kesehatan dan kebersihan lingkungan, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap produktivitas usaha masyarakat. Banyak nasabah PNM yang menjalankan usaha berbasis rumah tangga seperti usaha kuliner, pengolahan hasil pertanian, maupun produksi kerajinan, yang sangat bergantung pada ketersediaan air bersih sebagai bagian dari proses produksi mereka.
Sekretaris Perusahaan PNM L. Dodot Patria Ary menegaskan bahwa pemberdayaan yang berkelanjutan harus dibangun melalui pendekatan yang menyeluruh, tidak hanya pada aspek ekonomi tetapi juga kualitas hidup masyarakat.
Bagi masyarakat prasejahtera, air bersih memiliki makna yang jauh lebih luas dari sekadar kebutuhan dasar. Air adalah sumber kehidupan sekaligus penggerak produktivitas. Banyak nasabah PNM yang menggantungkan aktivitas usahanya pada ketersediaan air, mulai dari usaha kuliner, pertanian kecil, hingga berbagai usaha rumahan.
“Karena itu, menghadirkan akses air bersih berarti membuka ruang bagi masyarakat untuk hidup lebih sehat sekaligus meningkatkan kapasitas ekonominya,” ujar Dodot. Lebih lanjut, Dodot menambahkan bahwa upaya ini merupakan bagian dari komitmen PNM untuk menghadirkan pemberdayaan yang berdampak nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat.
“Kami percaya pemberdayaan tidak berhenti pada akses permodalan. Ketika masyarakat memiliki lingkungan hidup yang lebih sehat dan infrastruktur dasar yang memadai, mereka memiliki kesempatan lebih besar untuk tumbuh, berusaha, dan meningkatkan kesejahteraan keluarganya,” tambahnya.
Program penyediaan air bersih dan sanitasi yang dijalankan PNM juga menjadi bagian dari kontribusi perusahaan dalam mendukung agenda pembangunan berkelanjutan, khususnya pada pencapaian akses air bersih dan sanitasi layak bagi masyarakat. Melalui berbagai inisiatif sosial yang terintegrasi dengan program pemberdayaan, PNM terus berupaya menghadirkan dampak yang lebih luas bagi masyarakat. Setiap akses air bersih yang terbangun bukan sekadar infrastruktur, melainkan investasi sosial yang menghadirkan kehidupan yang lebih sehat, produktif, dan bermartabat bagi masyarakat prasejahtera.
Bisnis.com, JAKARTA – Upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat prasejahtera terus dilakukan oleh PT Permodalan Nasional Madani (PNM), tidak hanya melalui pembiayaan dan pendampingan usaha, tetapi juga lewat peningkatan taraf hidup masyarakat dari aspek sosial dan lingkungan. Bersama BRI Insurance, PNM mewujudkan program sanitasi layak di Desa Hutumuri, RT 02 Dusun Toisapu, Ambon, sebagai bentuk nyata dukungan terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) poin 6, yaitu akses air bersih dan sanitasi layak untuk semua.
Lokasi RT 02 Dusun Toisapu dipilih karena terbatasnya fasilitas air bersih di wilayah tersebut. Selama ini, masyarakat dan nasabah PNM Mekaar di daerah itu harus menempuh jarak cukup jauh untuk mengambil air langsung dari mata air. Melalui program kolaborasi ini, masyarakat kini difasilitasi tandon air untuk menampung air bersih dari mata air, serta jaringan pipa yang menyalurkan air ke setiap rumah warga.
Inisiatif sederhana ini membawa dampak besar. Akses air bersih kini lebih mudah dijangkau, sehingga masyarakat dapat menggunakannya untuk keperluan sehari-hari, mulai dari menjaga kebersihan rumah tangga, mencuci, hingga memasak untuk mendukung kebutuhan berjualan.
Menurut Sekretaris Perusahaan PNM, L. Dodot Patria Ary, inisiatif seperti ini adalah bentuk nyata dari misi sosial PNM yang tidak hanya berorientasi pada bisnis semata.
“PNM hadir bukan sekadar memberikan pembiayaan, tetapi juga berupaya memperbaiki kualitas hidup masyarakat prasejahtera secara menyeluruh. Akses terhadap air bersih adalah kebutuhan dasar, dan kami percaya bahwa ketika kebutuhan dasar terpenuhi, produktivitas dan kesejahteraan masyarakat akan ikut meningkat,” ungkap Dodot.
Lebih lanjut, Dodot menambahkan bahwa langkah ini sejalan dengan semangat ekosistem pemberdayaan ultra mikro berkelanjutan yang dijalankan PNM bersama mitra lainnya.
“Bagi kami, pemberdayaan tidak berhenti pada peningkatan kapasitas usaha, tetapi juga mencakup peningkatan kualitas hidup agar masyarakat dapat tumbuh dengan sehat, mandiri, dan sejahtera,” tutupnya.
Dengan hadirnya fasilitas air bersih di Dusun Toisapu, masyarakat kini tak perlu lagi berjalan jauh untuk memenuhi kebutuhan air sehari-hari. Program ini menjadi bukti bahwa kehadiran PNM tidak hanya mengubah ekonomi, tetapi juga menghadirkan kualitas hidup yang lebih baik bagi masyarakat prasejahtera di pelosok negeri.
#PNMuntukUMKM #PNMPemberdayaanUMKM
#50 tag sepekan
Warning: foreach() argument must be of type array|object, null given in /home/u1731472/public_html/sub/ekbisblog/inc.dashboard.php on line 56