Bisnis.com, JAKARTA — PT United Tractors Tbk. (UNTR) mencetak peningkatan penjualan alat berat dengan merek Komatsu sampai akhir November 2025. UNTR mencatatkan penjualan Komatsu mencapai 4.305 unit sampai November 2025.
UNTR dalam laporan bulanannya mencatatkan volume penjualan alat berat dengan merek Komatsu sebanyak 4.305 unit sepanjang Januari—November 2025.
Penjualan ini meningkat dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sebanyak 4.167 unit. Penjualan alat berat UNTR itu naik 3,31% secara tahunan.
Jumlah tersebut terdiri atas penjualan Komatsu sebanyak 536 unit pada Januari, 435 unit pada Februari, 414 unit pada Maret, 501 unit pada April, dan 463 unit pada Mei tahun ini. Lalu sebesar 379 unit pada Juni, 370 unit pada Juli, 310 unit pada Agustus 2025, 245 unit pada September, 346 unit pada Oktober, dan 306 unit pada November 2025.
Penjualan Komatsu UNTR sepanjang tahun berjalan sampai November 2025 didominasi oleh konsumen dari sektor pertambangan 61%. Selain itu, sektor kehutanan sebesar 11%, konstruksi 14%, dan agro sebesar 14%.
Adapun pada November saja, UNTR menjual sebanyak 306 unit Komatsu, dengan 56% berasal dari sektor pertambangan, 6% dari sektor kehutanan, 17% dari sektor agro, dan 21% sektor konstruksi.
Sementara itu, pangsa pasar dari Komatsu sepanjang Januari 2025-November 2025 adalah sebesar 21%.
Sebagai informasi, pada tahun 2025 UNTR menargetkan untuk dapat menjual sebanyak 4.500 unit alat berat.
Corporate Secretary United Tractors Ari Setiawan sebelumnya menuturkan UNTR melihat terdapat beberapa potensi pertumbuhan penjualan alat berat sampai akhir 2025, khususnya dari proyek sugarcane.
_______
Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.