Bisnis.com, BANDA ACEH — Menjelang Ramadan 2026, bisnis rumahan dapat dimaksimalkan karena meningkatnya kebutuhan masyarakat untuk sahur, berbuka puasa, serta persiapan Lebaran, sehingga peluang cuan terbuka lebar bagi pelaku usaha modal kecil.
Dilansir dari situs UMKMINDONESIA.ID Universitas Indonesia, Selasa (10/2/2026), menjelaskan bahwa bulan Ramadan sering disebut waktu terbaik untuk memulai usaha kecil karena kebutuhan masyarakat yang melonjak saat sahur dan berbuka, sekaligus tradisi berbagi yang meningkat sepanjang bulan puasa.
Dengan strategi yang tepat, bisnis rumahan bisa meraih keuntungan signifikan bahkan dengan modal terjangkau.
Ide bisnis menguntungkan saat bulan Ramadan:
1. Usaha Takjil Siap Saji
Usaha takjil merupakan bisnis rumahan yang paling populer saat Ramadan karena selalu dicari tepat saat berbuka puasa. Di antaranya kurma, kolak, es buah, bubur sumsum, hingga aneka gorengan yang mudah dibuat dan laris terjual menjelang waktu magrib.
Estimasi Biaya: Rp500.000 - Rp1.000.000 untuk modal awal bahan baku dan wadah.
Potensi Profit: Margin bisa 50 - 100% tergantung jenis menu dan harga jual.
Tips Memulai: Pilih lokasi strategis dekat masjid atau area ramai. Buat varian takjil unik dan promosi lewat media sosial.
2. Jualan Makanan Sahur
Makanan sahur praktis seperti nasi kuning, lontong sayur, nasi uduk, atau martabak mini menjadi pilihan bagi mereka yang tidak punya banyak waktu untuk memasak saat dini hari.
Estimasi Biaya: Rp700.000 - Rp1.500.000 modal awal untuk bahan pokok dan bumbu.
Potensi Profit: Dengan harga jual Rp15.000 - Rp30.000 per porsi, omzet cepat bisa mencapai ratusan ribu per hari.
Tips Memulai: Terapkan sistem pre-order agar tidak overstock.
3. Bisnis Minuman Segar
Minuman segar seperti es kelapa muda, es campur, jus buah, atau es teh menjadi primadona saat berbuka. Permintaan tinggi terutama di tempat dengan aktivitas luar ruang.
Estimasi Biaya: Rp600.000 - Rp1.200.000 untuk peralatan sederhana dan bahan awal.
Potensi Profit: Profit margin bisa mencapai 60 - 100% tergantung variasi minuman.
Tips Memulai: Gunakan buah segar, lalu perhatikan kebersihan dan display menarik untuk tarik pelanggan.
4. Jualan Perlengkapan Ramadan dan Lebaran
Perlengkapan Ramadan seperti sajadah, mukena, Al-Qur’an saku, hingga pakaian muslim semakin dicari saat Ramadan dan menjelang Idul Fitri.
Estimasi Biaya: Rp800.000 - Rp1.500.000 modal awal stok produk.
Potensi Profit: Dengan markup 30 - 50%, produk bisa memberikan keuntungan menarik.
Tips Memulai: Fokus barang berkualitas dan desain menarik. Penjualan dapat melalui platform e-commerce atau marketplace agar jangkauan lebih luas.
5. Parcel Ramadan dan Kue Lebaran
Parcel Ramadan yang berisi makanan, minuman, atau perlengkapan ibadah menjadi tradisi populer, terutama sebagai hadiah atau bingkisan saat buka bersama atau Lebaran.
Estimasi Biaya: Rp1.000.000 - Rp2.500.000 tergantung isi parcel.
Potensi Profit: Paket parcel bisa dijual dengan markup 40 - 100%, terutama untuk parcel premium.
Tips Memulai: Buat pilihan paket sesuai segmentasi konsumen (ekonomis hingga premium) dan tawarkan layanan custom gift wrapping.