Bisnis.com, JAKARTA — Presiden Panama José Raúl Mulino memerintahkan pendudukan sementara dua pelabuhan yang dikelola CK Hutchison Holdings Ltd., menyusul putusan pengadilan tinggi yang membatalkan konsesi perusahaan asal Hong Kong tersebut. Langkah ini memicu ketegangan baru dalam persaingan geopolitik AS-China di Amerika Latin.
Dalam pidatonya, Mulino menegaskan pendudukan bersifat sementara dan bertujuan menjaga kelancaran operasional fasilitas strategis di Terusan Panama.
"Administrasi dan pengoperasian kedua pelabuhan akan dikembalikan ke Otoritas Maritim Nasional untuk menjamin pengoperasian yang tidak terganggu, aman, dan efisien," ujar Mulino, Senin (23/2/2026), dilansir dari Bloomberg.
Pendudukan ini, sambungnya, hanya mencakup peralatan bergerak di pelabuhan dan tidak menghilangkan hak kepemilikan secara definitif.
"Negara akan mengembalikan properti, termasuk derek, kepada pemiliknya ketika alasan utama pendudukan berakhir,” imbuh Mulino.
Lebih lanjut, Panama akan membayar kompensasi sesuai nilai, kecuali jika peralatan tersebut dijual ke pihak lain.
Sementara itu, CK Hutchison melalui anak perusahaannya di Panama menilai langkah pemerintah itu ilegal. Dalam pernyataan yang dikutip La Prensa, perusahaan menyebut pengambilalihan pelabuhan dilakukan tanpa koordinasi atau transparansi yang memadai dan akan menuntut pertanggungjawaban pemerintah atas kerugian yang timbul.
Langkah Panama ini menambah ketidakpastian pada kesepakatan global CK Hutchison untuk menjual 43 fasilitas pelabuhan kepada konsorsium yang didukung BlackRock Inc. Kesepakatan yang diumumkan Maret lalu diperkirakan bernilai lebih dari US$19 miliar dan menjadi salah satu transaksi paling kompleks secara geopolitik bagi perusahaan Hong Kong itu.
"Keputusan pengadilan ini memaksa kami meninjau kembali langkah-langkah operasional di kedua pelabuhan," kata seorang juru bicara CK Hutchison, menegaskan sikap perusahaan menghadapi pendudukan sementara pemerintah Panama.
Untuk sementara, Otoritas Maritim Panama menunjuk APM Terminals, divisi dari AP Moller-Maersk, dan MSC Mediterranean Shipping Company untuk mengoperasikan kedua pelabuhan. Proses tender terbuka dan konsesi baru akan dilakukan untuk jangka panjang, kata Mulino.
Pengadilan tertinggi Panama membatalkan konsesi CK Hutchison pada Januari 2026. Keputusan ini disambut baik Washington, tetapi memicu kemarahan Beijing.
China membalas dengan menghentikan pembicaraan proyek baru di Panama, menandai eskalasi sengketa yang kini menjadi cerminan persaingan strategis AS-China di kawasan kunci jalur pelayaran global.