Bisnis.com, Jakarta — Menjelang periode sibuk Natal dan Tahun Baru (Nataru), lokasi Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) menjadi hal yang wajib diketahui oleh para pengguna kendaraan listrik (electric vehicle/EV).
Pasalnya, jika berencana bepergian jarak jauh, titik SPKLU harus diperhitungkan dengan matang agar tidak kehabisan daya di tengah jalan.
Sebagai salah satu penyedia layanan SPKLU, PLN menyediakan laman peta interaktif yang menampilkan informasi lengkap, mulai dari lokasi, jenis konektor, hingga kapasitas daya di setiap stasiun.
Cara Cek Titik SPKLU PLN
1. Akses Laman Peta Resmi
Langkah pertama adalah membuka laman peta digital SPKLU yang dikelola langsung oleh PLN.
- Buka peramban (browser) internet di smartphone atau laptop Anda.
- Ketikkan alamat: https://petaspklu.id/
- Peta akan menampilkan ikon-ikon lokasi SPKLU yang tersebar di seluruh Indonesia.
- Setelah laman terbuka, gunakan fitur “Cari Stasiun” untuk menentukan lokasi SPKLU dengan memilih provinsi, kabupaten/kota, serta tipe charger yang sesuai dengan kebutuhan.
2. PLN Mobile
Selain melalui laman web, aplikasi PLN Mobile juga menjadi alat penting bagi pengguna EV karena menawarkan navigasi yang lebih terintegrasi. Berikut langkah-langkahnya:
- Buka aplikasi PLN Mobile.
- Pilih menu “Electric Vehicle” atau “SPKLU”.
- Aplikasi akan memanfaatkan GPS untuk menampilkan SPKLU terdekat, lengkap dengan estimasi jarak, status operasional, serta fitur navigasi langsung menuju lokasi.
PLN Siagakan Ribuan SPKLU
PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero menyiagakan sekitar 4.400 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) tetap dan bergerak untuk mendukung perjalanan selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 atau Nataru.
"Selain SPKLU tetap, PLN juga menyiagakan SPKLU bergerak [mobile charging unit] untuk mengantisipasi kondisi darurat di jalan tol atau jalur wisata," kata Direktur Retail dan Niaga PLN Adi Priyanto saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa, dilansir dari Antara.
Layanan darurat ini dapat diakses melalui call center PLN Mobile, yang akan membantu pengguna kendaraan listrik jika mengalami kendala di perjalanan.
"Kami sudah menyiapkan titik-titik khusus untuk melayani keadaan darurat di jalan tol. Tapi kami juga mengimbau agar pengguna kendaraan listrik tetap merencanakan perjalanan dengan baik agar tidak kehabisan daya di tengah jalan," jelasnya.
Adi menyampaikan, hingga saat ini jumlah kendaraan listrik roda empat di Indonesia telah mencapai sekitar 98.000 unit. Angka tersebut diperkirakan meningkat menjadi 130.000 unit pada tahun 2026 seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap kendaraan berbasis baterai.
Kenaikan jumlah kendaraan listrik itu diikuti dengan percepatan pembangunan SPKLU. Hingga akhir tahun ini, PLN telah mengoperasikan lebih dari 4.400 unit SPKLU, termasuk SPKLU ke-4.401 yang baru saja diresmikan di Rest Area KM 10.6 Jagorawi, Cibubur.
Jumlah tersebut akan terus bertambah menyesuaikan dengan kebutuhan di lapangan.
"Kami sudah menghitung rasio kebutuhan SPKLU terhadap jumlah kendaraan listrik sejak Lebaran 2022," ucap Adi.
Syifa Anindya