Bisnis.com, JAKARTA — Lembaga penyusun indeks global Morgan Stanley Capital International (MSCI) mengumumkan saham PT Timah Tbk. (TINS) tidak akan dimasukkan ke dalam MSCI Global Small Cap Indexes pada tinjauan indeks November 2025.
Dalam pengumuman resmi bertanggal 5 November 2025 pukul 22.29 GMT, MSCI menyatakan bahwa saham TINS diklasifikasikan sebagai bagian dari Ineligible Alert Board di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui Watchlist Board karena memenuhi Kriteria 10 sebagaimana tercantum dalam metodologi MSCI Global Investable Market Indexes.
Selain Timah, saham Hyundai Movex yang tercatat di Korea Exchange (Kosdaq) juga diklasifikasikan dalam kategori Investment Alert Issue dan tidak akan ditambahkan ke indeks MSCI pada periode yang sama.
Berdasarkan Lampiran I dari buku metodologi MSCI Global Investable Market Indexes, saham yang termasuk dalam daftar peringatan atau alert board akan dikeluarkan dari MSCI Equity Universe. Dengan demikian, MSCI tidak akan menambahkan saham yang masuk ke Watchlist Board di Indonesia atau ke daftar Investment Alert Issue di Korea selama proses tinjauan indeks berlangsung.
“Akibatnya, saham-saham tersebut tidak akan ditambahkan ke dalam MSCI Indexes sebagai bagian dari tinjauan November 2025,” tulis MSCI dalam pernyataannya.
MSCI menegaskan seluruh perubahan untuk tinjauan indeks November 2025 akan diberlakukan pada penutupan perdagangan 24 November 2025 dan efektif mulai 25 November 2025. Apabila saham yang dihapus tidak diperdagangkan pada tanggal implementasi, MSCI akan menyesuaikan harga penghapusan dari harga pasar menjadi harga sistem terendah