Bisnis.com, JAKARTA - Selama berpuasa, mulut menjadi bau karena tidak ada makanan dan minuman yang masuk selama belasan jam.
Meski demikian ada beberapa cara untuk mencegah bau mulut, salah satunya dengan memilih makanan yang Anda konsumsi.
Dokter gigi dari Smileworks Dental Care, Yashinta Rachmavita Moona, mengatakan ada sejumlah makanan dan minuman yang perlu dihindari agar tidak memicu bau mulut selama puasa.
Menurutnya, makanan dan minuman manis menjadi salah satu yang perlu dibatasi saat sahur maupun berbuka. Kandungan gula di dalamnya dapat menjadi sumber makanan bagi bakteri di rongga mulut sehingga memicu pertumbuhan plak serta meningkatkan produksi zat asam.
Bakteri tersebut memecah gula dan menghasilkan senyawa beraroma tidak sedap. Dalam jangka panjang, kondisi ini juga dapat meningkatkan risiko terjadinya gigi berlubang apabila kebersihan mulut tidak dijaga dengan baik.
"Memang, pada saat puasa seharian, begitu berbuka kayak pengen sesuatu yang manis-manis. Sebenarnya tetap boleh, tetapi jumlahnya saja yang dikurangi, jangan sampai berlebihan," kata dokter yang karib disapa Vita ini, Kamis, (19/2/2026).
Untuk mengurangi risiko yang ditimbulkan, selain membatasi konsumsi makanan manis, dirinya juga menyarankan untuk membiasakan diri berkumur setelah makan makanan manis. Menurutnya, berkumur dapat menjadi tahap awal membersihkan sisa makanan dan gula di rongga mulut setelah mengonsumsi asupan manis.
Meski demikian, sebelum tidur atau menjelang imsak, kebersihan tetap harus dilengkapi dengan menyikat gigi secara menyeluruh.
"Jadi, langkah awalnya bisa dengan berkumur, bisa dua atau tiga kali, dengan air putih biasa," imbuhnya.
Selain makanan manis, Vita mengatakan kopi juga jadi salah satu penyumbang minuman yang bisa menyebabkan bau mulut. Sebab, sifatnya yang asam dan kemampuannya mengganggu keseimbangan lingkungan mulut.
Untuk pencegahannya, sama dengan setelah makan makanan manis, yakni segera berkumur dengan air putih.
Saat berpuasa, dokter Vita lebih menyarankan makanan dan minuman yang bisa menjaga tubuh tetap terhidrasi. Sebab, salah satu masalah bau mulut terjadi karena asupan cairan tubuh berkurang dan membuat produksi air liur menurun. Kondisi ini membuat bakteri lebih mudah berkembang, meningkatkan risiko bau mulut dan gangguan kesehatan gigi.
Mengonsumsi buah-buahan yang kaya kandungan air, seperti semangka, melon, dan pepaya, dapat membantu meningkatkan produksi air liur secara alami. Kandungan cairan yang tinggi pada buah tersebut turut menjaga kelembapan rongga mulut selama berpuasa.