Bisnis.com, JAKARTA — Bursa Efek Indonesia (BEI) bakal kedatangan direksi baru usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pekan depan, 29 Juni 2026, salah satunya Yulianto Aji Sadono. Yulianto akan menjadi Direktur Pengawasan Transaksi dan Kepatuhan BEI, menggantikan Kristian Manullang.
Yulianto merupakan lulusan Akuntansi, Fakultas Ekonomika dan Bisnis 1999 Universitas Gadjah Mada (UGM).
Pria kelahiran Yogyakarta ini memulai karirnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) sejak tahun 2000 sebagai staf di satuan pemeriksa Anggota Bursa.
Lalu, pada 2002-2008, Yulianto bekerja sebagai staf di Divisi Pengawasan BEI. Kemudian, pada 2008 hingga 2009, Yulianto diangkat menjadi Kepala Unit Pusat Informasi Pasar Modal.
Pria berusia 50 tahun ini kemudian pindah menjadi Kepala Unit Pemasaran pada 2009-2013, lalu sebagai Kepala Unit Pengembangan Calon Investor dan Calon Emiten BEI.
Yulianto juga pernah menjadi Direktur TICMI pada 2015-2016. Setelah dari TICMI, Yulianto mengemban tanggung jawab sebagai Kepala Divisi Komunikasi Perusahaan BEI pada 2016-2018, dan pernah menjadi Direktur Operasional IDX Channel pada 2018-2019, lalu menjadi Komisaris IDX Channel pada 2019-2024.
Setelah itu, pria kelahiran 1975 ini juga bertanggung jawab sebagai Sekretaris Perusahaan BEI pada 2019-2023, dan menjadi Kepala Divisi Pengawasan Transaksi di BEI pada 2023 hingga saat ini.
Adapun selain aktif di pasar modal, Yulianto juga tercatat aktif pada sejumlah organisasi. Yulianto diketahui menjadi Pengurus Keluarga Alumni Fakultas Ekonomi UGM atau Kafegama sejak 2018-saat ini. Yulianto bertindak sebagai Wakil Sekretaris Umum.
Selain itu, Yulianto juga menjadi pengurus pada Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia Jakarta Raya (ISEI Jaya) sebagai Wakil Sekretaris Umum sejak 2020 hingga saat ini.