Truk towing terbalik di Tol Cipali KM 117+400 arah Jakarta akibat sopir mengantuk. Insiden ini menutup dua lajur, namun tidak ada korban jiwa. Evakuasi cepat dilakukan. [329] url asal
Bisnis.com, SUBANG- Sebuah truk towing mengalami kecelakaan lalu lintas tunggal di ruas Tol Cipali KM 117+400 arah Jakarta, Kabupaten Subang, Jawa Barat Minggu (28/6) sekira pukul 12.33 WIB.
Kendaraan tersebut diduga kehilangan kendali akibat pengemudi mengantuk hingga akhirnya terbalik dan melintang di tengah lajur.
Beruntung, insiden tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka. Selain itu, tidak ditemukan kerusakan pada aset jalan tol.
Berdasarkan informasi, kecelakaan bermula ketika truk towing melaju menuju Jakarta. Saat melintas di KM 117+400, pengemudi diduga kurang mengantisipasi kondisi jalan karena mengantuk.
Akibatnya, kendaraan kehilangan kendali sebelum akhirnya terbalik di badan jalan.
Posisi kendaraan yang melintang di tengah lajur sempat mengganggu arus lalu lintas sehingga membutuhkan penanganan cepat dari petugas.
Mendapat laporan kejadian, petugas layanan lalu lintas Astra Tol Cipali bersama personel kepolisian segera menuju lokasi untuk melakukan pengamanan area kecelakaan sekaligus mengatur arus kendaraan yang melintas.
Selama proses evakuasi berlangsung, petugas menerapkan rekayasa lalu lintas dengan menutup sementara lajur 1 dan lajur 2. Langkah tersebut dilakukan demi menjaga keselamatan pengguna jalan sekaligus memberi ruang bagi proses pemindahan kendaraan yang terbalik.
Evakuasi berlangsung kurang dari satu jam. Pada pukul 13.22 WIB, proses pemindahan truk berhasil diselesaikan dan seluruh lajur kembali dapat dilalui kendaraan. Arus lalu lintas menuju Jakarta pun berangsur normal setelah kendaraan dievakuasi dari lokasi kejadian.
Sustainability Management & Corporate Communications Department Head Astra Tol Cipali,Ardam Rafif Trisilo, mengatakan hasil pemeriksaan awal mengindikasikan kecelakaan dipicu faktor kelelahan pengemudi.
“Investigasi awal di lapangan menunjukkan insiden diduga terjadi karena pengemudi kurang antisipasi akibat mengantuk saat berkendara, sehingga kehilangan kendali dan kendaraan terbalik di tengah lajur," ujar Ardam, Minggu (28/6/2026).
Ia memastikan kecelakaan tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka. Selain itu, kondisi infrastruktur jalan tol tetap aman karena tidak ada aset jalan tol yang mengalami kerusakan akibat insiden tersebut.
Ardam menambahkan, Astra Tol Cipali mengapresiasi respons cepat petugas di lapangan sehingga proses pengamanan dan evakuasi dapat diselesaikan dalam waktu singkat tanpa menimbulkan gangguan lalu lintas yang berkepanjangan.
Pemadaman listrik di Surabaya mengganggu lampu lalu lintas, namun operasional kereta di Stasiun Gubeng tetap normal berkat genset. PLN lakukan manajemen beban. [547] url asal
Bisnis.com, SURABAYA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya memastikan operasional kereta api (KA) serta layanan penumpang di Stasiun Surabaya Gubeng tetap berlangsung normal walau pemadaman listrik terjadi sejak sore hari, Jumat (19/6/2026). Pemadaman listrik itu dikabarkan sempat menyebabkan lampu penerangan di area stasiun padam.
Pelaksana Harian Manager Humas Daop 8 Surabaya Erlangga Budi Laksono menyatakan bahwa operasional KA tidak terdampak. Layanan perjalanan KA, baik KA Jarak Jauh maupun KA Lokal di Stasiun Surabaya Gubeng tetap melayani naik dan turun penumpang normal seperti biasa.
Erlangga pun menjelaskan bahwa pemadaman terjadi akibat pasokan listrik dari PLN yang terhenti di wilayah tersebut. Selain itu, sejumlah fasilitas vital yang berada di stasiun tetap teraliri listrik secara normal lewat genset milik stasiun.
“Kendati demikian, beberapa fasilitas untuk layanan pengguna masih tetap beroperasi normal dengan pasokan aliran listrik dari fasilitas genset stasiun,” ungkap Erlangga.
Oleh sebab itu, KAI Daop 8 Surabaya mengimbau kepada segenap penumpang untuk tetap tenang saat terjadi gangguan pada pasokan listrik.
"Kami juga mengimbau para penumpang untuk selalu waspada dan berhati hati saat beraktivitas di stasiun, serta selalu menaati arahan petugas stasiun," pungkasnya.
Selain melanda Stasiun Surabaya Gubeng, pemadaman listrik tersebut juga terjadi di sejumlah titik di Kota Surabaya sejak pagi menjelang siang hari tadi. Hal tersebut menyebabkan lampu lalu-lintas di sejumlah wilayah Kota Pahlawan padam beberapa saat.
Penyediaan Perlengkapan Jalan (PPJ) Dinas Perhubungan Kota Surabaya Abi Dwi Septianto mengungkapkan sejumlah lampu lalu lintas di ruas jalan lainnya juga sempat dilaporkan padam.
Lampu lalu lintas yang dilaporkan sempat padam tersebut adalah Balongsari ke Tandes, Pucang Anom arah Pucang Anom Timur, dan Diponegoro menuju Kartini patroli traffic.
Kemudian, Bubutan ke arah Tembaan, Middle East Ring Road (MERR) menuju kampus C Universitas Airlangga (Unair), Menganti menuju Driyorejo, dan Lakarsantri arah ke Made.
"Baru tiga [lampu lalu lintas mati] yang bisa kita genset karena keterbatasan personel dan genset. Padamnya bersamaan jadi kewalahan," ujar Abi.
Abi menyebut, pihaknya telah menerima pemberitahuan terkait adanya gangguan listrik dari PLN. Akan tetapi, tidak ada informasi detail mengenai lokasi dan durasi matinya.
"Yang sudah menghubungi dari PLN Surabaya Utara saja. Kita share data simpang Dishub yang ada di Surabaya Utara kepada PLN Surabaya Utara," jelasnya.
Potret di Stasiun Surabaya Gubeng di mana lampu penerangan di sekitar area tersebut padam imbas pemadaman listrik oleh PLN, Jumat (19/6/2026). Dok. Humas KAI Daop 8
Terpisah, Manager Komunikasi dan TJSL PLN UID Jawa Timur Dana Puspita Sari mengklaim bahwa sistem kelistrikan Jawa saat ini beroperasi dan terkendali secara baik. Namun, untuk menjaga keandalan pasokan listrik kepada pelanggan, PLN melakukan manajemen beban secara terbatas dan terukur di sejumlah wilayah.
Ia menjelaskan bahwa sedang terdapat kendala teknis operasional yang melanda pembangkit milik PLN serta dua unit pembangkit besar yang mengalami gangguan sehingga tidak dapat beroperasi.
"Langkah tersebut dilakukan karena terdapat kendala teknis operasional pembangkit serta ada dua unit pembangkit besar yang mengalami gangguan sehingga tidak beroperasi sementara dan menurunkan kemampuan sistem pasokan listrik," ungkap Dana dalam keterangan resminya.
PLN, sebut dia, akan terus bekerja sama melakukan percepatan pemulihan, mengoptimalkan pasokan dari pembangkit lain, serta melakukan pengaturan operasi sistem guna menjaga keseimbangan pasokan dan kebutuhan listrik serta meminimalkan dampak kepada pelanggan.
"PLN memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan. Manajemen beban ini bersifat sementara dan akan segera dihentikan secara bertahap seiring dengan membaiknya kondisi pasokan sistem," pungkasnya.
#50 tag sepekan
Warning: file_get_contents(): php_network_getaddresses: getaddrinfo for ekbis.blog failed: Name or service not known in /home/u1731472/public_html/sub/ekbisblog/inc.dashboard.php on line 54
Warning: file_get_contents(http://ekbis.blog/adminv2/tag7day.json): Failed to open stream: php_network_getaddresses: getaddrinfo for ekbis.blog failed: Name or service not known in /home/u1731472/public_html/sub/ekbisblog/inc.dashboard.php on line 54
Warning: foreach() argument must be of type array|object, null given in /home/u1731472/public_html/sub/ekbisblog/inc.dashboard.php on line 56