Bisnis.com, JAKARTA — Chief Marketing Officer Halodoc, Fibriyani Elastria, mengungkap adanya pola menarik dalam penggunaan layanan telekonsultasi (telemedicine) oleh masyarakat Indonesia di platform Halodoc.
Setiap kelompok generasi disebut memiliki kecenderungan isu kesehatan yang berbeda saat berkonsultasi dengan dokter.
Menurutnya, pengguna dari kalangan milenial dan Generasi X paling banyak mencari konsultasi terkait gangguan kesehatan umum. Keluhan seperti ISPA, sakit kepala, demam, batuk, dan pilek menjadi masalah kesehatan yang paling sering dibahas oleh kedua generasi tersebut.
Menurutnya, milenial dan Generasi X umumnya sudah berkeluarga sehingga penggunaan layanan telekonsultasi tidak hanya ditujukan untuk diri sendiri, tetapi juga untuk anak maupun anggota keluarga lainnya. Karena itu, keluhan kesehatan umum seperti gangguan pernapasan dan penyakit ringan sehari-hari lebih sering muncul dalam konsultasi mereka.
Di sisi lain, pola telekonsultasi di kalangan Generasi Z menunjukkan kecenderungan yang berbeda. Kelompok usia muda ini lebih banyak berkonsultasi mengenai persoalan kesehatan yang lebih bersifat personal.
"Pertama itu paling banyak soal konsultasi soal kulit," katanya dalam Media Gathering Peringatan 10 Tahun Halodoc di Jakarta, Senin (25/5/2026).
Persoalan kesehatan kulit kini menjadi salah satu perhatian utama di kalangan Generasi Z. Berbagai keluhan terkait kondisi kulit disebut semakin sering dikonsultasikan oleh kelompok usia muda tersebut.
Selain persoalan kesehatan kulit, ia juga mencatat adanya peningkatan yang cukup signifikan pada konsultasi terkait mental health di kalangan Generasi Z.
Kondisi tersebut dinilai berkaitan dengan situasi saat ini yang penuh ketidakpastian, ditambah derasnya arus informasi yang kerap memicu rasa khawatir serta tekanan psikologis di kalangan anak muda.
“Dalam beberapa bulan terakhir ini, konsultasi soal mental health juga meningkat,” imbuhnya.
Kemudian, kategori terakhir adalah konsultasi terkait kesehatan reproduksi. Topik ini, katanya, rupanya juga banyak dikonsultasikan karena masih terdapat berbagai kebingungan, seperti seputar menstruasi dan isu reproduksi lainnya, di kalangan Gen Z.
Menurutnya, hal-hal tersebut sering kali dianggap kurang nyaman oleh mereka untuk dibicarakan secara langsung atau dengan sembarang orang. Karena itu, konsultasi secara online justru menjadi pilihan yang lebih membuat mereka merasa aman dan nyaman untuk bertanya.