Lazada adaptasi tren belanja Ramadan 2026, fokus produk berkualitas tinggi, layanan instalasi gratis, cicilan 0%, dan kolaborasi brand lokal tingkatkan transaksi. [413] url asal
Bisnis.com, JAKARTA — Lazada Indonesia menilai perilaku konsumen dalam berbelanja pada momen ramadan tahun ini berubah jika dibandingkan dengan ramadan tahun lalu. Perusahaan berusaha beradaptasi atas hal tersebut.
Head of Business Growth & Operations Lazada Indonesia Amelia Tediarjo mengatakan perusahaan berusaha memanfaatkan momentum ini dengan mengejar pertumbuhan, sambil tetap relevan dengan cara pelanggan berbelanja.
Dia menyebut konsumen saat ini mulai memprioritaskan kualitas untuk jangka panjang ketimbang hanya mencari potongan harga.
“Tren belanja Ramadan menunjukkan konsumen makin fokus pada produk bernilai tinggi dengan jaminan keaslian dan layanan pendukung,” kata Amelia ujarnya dalam acara LazTalks: Ramadan Penuh Makna - Menguatkan Tren Belanja Cerdas Bersama Brand Lokal Tepercaya 2026 di Jakarta, Jumat (27/2/2026).
Menurutnya, perubahan preferensi tersebut mendorong Lazada untuk memperkuat fitur dan layanan untuk transaksi produk high-value. Strategi ini diharapkan mampu meningkatkan konversi pada kategori elektronik, perlengkapan rumah tangga, fesyen, dan kecantikan.
Dalam rangkaian program 3.3, Lazada menghadirkan layanan instalasi gratis untuk produk furnitur dan elektronik tertentu. Fitur ini diklaim sebagai layanan perakitan tanpa biaya tambahan oleh tenaga profesional, yang ditujukan untuk meningkatkan kenyamanan pelanggan saat membeli produk bernilai besar.
E-commerce tersebut turut menyediakan fasilitas cicilan 0% hingga 12 bulan untuk seluruh produk di LazMall tanpa biaya penanganan. Skema pembiayaan ini memberi fleksibilitas pembayaran bagi konsumen yang berencana membeli produk dengan harga lebih tinggi menjelang Lebaran.
Lazada pun memperkenalkan program Lazada Membership yang menawarkan diskon eksklusif dari berbagai merek ternama di LazMall. Program ini menyasar pelanggan setia yang menginginkan keuntungan tambahan dan akses promo khusus selama periode Ramadan.
Pada periode promosi, tersedia diskon merek hingga 95% dan voucher bonus hingga Rp1.447.000. Perusahaan turut menawarkan Voucher Makan Rp1 setiap pukul 15.00 WIB sebagai bagian dari strategi peningkatan trafik harian selama kampanye berlangsung.
Di sisi kolaborasi, Lazada menggandeng sejumlah mitra merek lokal. E-Commerce Management Lead Klamby I Dewa Ayu Ratih Utami mengatakan pihaknya meluncurkan Nala Collection di Lazada untuk menjawab tingginya minat masyarakat terhadap busana sarimbit keluarga.
“Koleksi ini kami hadirkan untuk memenuhi kebutuhan busana keluarga yang elegan selama Ramadan dan Idul Fitri,” ungkapnya.
Sementara itu, E-Commerce Business Acceleration Lead ParagonCorp, Meinar Dyan Muslimah, memastikan ketersediaan paket perawatan kulit dan riasan halal dari Wardah selama periode kampanye. Produk tersebut ditujukan untuk mendukung aktivitas perempuan selama bulan puasa hingga hari raya.
Lazada melihat momentum Ramadan sebagai periode krusial untuk mendorong pertumbuhan transaksi produk bernilai tinggi. Dengan kombinasi promosi harga, fasilitas pembiayaan, dan kolaborasi merek lokal, perusahaan menargetkan penguatan posisi sebagai destinasi belanja produk asli selama musim puncak konsumsi tahunan tersebut.
PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk. (ACES) meluncurkan NEKA untuk memperluas pasar ritel rumah tangga dengan produk terjangkau, menjangkau segmen menengah ke bawah. [426] url asal
Bisnis.com, JAKARTA — PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk. (AHI) (ACES) memperluas segmen pasarnya dengan menghadirkan NEKA, sebuah brand dengan yang menjual aneka kebutuhan rumah tangga dan gaya hidup dengan nilai yang lebih terjangkau. Konsumen ritel yang makin beragam menuntut perusahaan untuk dapat memiliki portofolio yang lebih lengkap.
Direktur ACES, Gregory S. Widjaja menjelaskan pasar yang digarap NEKA berbeda dengan pasar AZKO. NEKA menawarkan produk lebih praktis, tetap fungsional dan relevan untuk kebutuhan sehari-hari, sekaligus menghadirkan pilihan produk kekinian untuk kategori kecantikan, makanan dan minuman, serta mainan, yang nilai belanjanya lebih ekonomis.
Selain itu, NEKA menjalin kolaborasi dengan sejumlah perusahaan merek lokal, seperti Paragon, Wings Group, dan Mayora, sebagai wujud komitmen untuk tumbuh bersama ekosistem dalam negeri.
Untuk strategi lokasi, Gregory menjelaskan toko NEKA berada di wilayah luar pusat kota dan kawasan permukiman padat penduduk yang belum terlayani optimal oleh ritel modern. Langkah tersebut diambil karena ACES memahami pola belanja dan karakter masyarakat yang mengutamakan kemudahan, kedekatan, serta efisiensi.
Dia juga menambahkan bahwa pendekatan ini bertujuan untuk membangun portofolio bisnis yang lebih luas dan saling melengkapi, relevan dengan kebutuhan pasar yang beragam, serta menjadi fondasi pertumbuhan jangka panjang perusahaan.
Menanggapi strategi tersebut, Analis Teknikal BRI Danareksa Sekuritas Abida Massi Armand menilai ekspansi ACES melalui NEKA berpotensi memperluas basis pelanggan ke segmen menengah ke bawah yang sebelumnya belum optimal tergarap, tanpa mengkanibalkan bisnis merek ritel lainnya, terutama AZKO, karena perbedaan positioning, format toko, dan rentang harga produk.
Strategi multi-brand yang dilakukan ACES, menurutnya, merupakan strategi yang tepat untuk memaksimalkan pendapatan dari segmen yang berbeda.
“Strategi ini memperkaya portofolio merek ACES sekaligus menciptakan sumber pertumbuhan baru yang lebih berkelanjutan dalam jangka menengah,” kata Abida, Kamis (26/2/2026).
Store Neka
Abida juga mengatakan bahwa penempatan NEKA di kawasan pemukiman dan area non-mal dapat meningkatkan aksesibilitas konsumen terhadap produk kebutuhan rumah tangga sehari-hari dengan harga terjangkau, sehingga berpotensi mendorong frekuensi kunjungan dan volume transaksi.
Strategi ini juga membantu ACES memperluas jangkauan geografis dengan biaya ekspansi yang relatif lebih efisien dibandingkan format toko besar di pusat perbelanjaan.
“Kami menilai diversifikasi melalui NEKA dapat memperkuat daya saing ACES di tengah ketatnya persaingan ritel dengan menawarkan proposisi nilai yang lebih relevan bagi konsumen yang sensitif harga, sekaligus memperluas sumber pertumbuhan di luar segmen premium,” kata Abida.
Senada, Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta mengatakan melalui NEKA, segmentasi pasar ACES lebih presisi dengan masuk ke kawasan padat penduduk dan pemukiman, serta menjangkau konsumen yang tidak bepergian ke mal.
“Langkah ini juga bisa meningkatkan efisiensi karena sewa di wilayah pemukiman lebih terjangkau, sehingga margin keuntungan juga naik,” kata Nafan.
#50 tag sepekan
Warning: file_get_contents(http://ekbis.blog/adminv2/tag7day.json): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found
in /home/u1731472/public_html/sub/ekbisblog/inc.dashboard.php on line 54
Warning: foreach() argument must be of type array|object, null given in /home/u1731472/public_html/sub/ekbisblog/inc.dashboard.php on line 56