Mitsubishi Electric Indonesia berkolaborasi dengan UGM untuk mengembangkan talenta SDM industri melalui kuliah umum tentang Smart Factory dan Industry 4.0 [385] url asal
Bisnis.com, YOGYAKARTA - PT Mitsubishi Electric Indonesia (MEIN) terus memperkuat kontribusinya dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia (SDM) industri di Indonesia melalui kolaborasi dengan institusi pendidikan. Komitmen ini diwujudkan melalui kegiatan kuliah umum mengenai teknologi Smart Factory dan Industry 4.0 yang diselenggarakan bersama Universitas Gadjah Mada (UGM) di Teaching Industry Learning Center (TILC) Sekolah Vokasi UGM yang dihadiri oleh mahasiswa/i Sekolah Vokasi dan Fakultas Teknik. Inisiatif ini merupakan rangkaian kegiatan pengembangan kapasitas sumber daya manusia yang diselenggarakan MEIN memasuki tahun 2026.
Ivan Chandra, Head of Division, Factory Automation C Industrial Division, PT Mitsubishi Electric Indonesia saat memberikan pemaparan kepada mahasiswa UGM
Ivan Chandra, Head of Division, Factory Automation s Industrial Division, PT Mitsubishi Electric Indonesia, mengatakan, “Transformasi industri menuju era digital membutuhkan talenta yang tidak hanya memahami teknologi, tetapi juga mampu mengaplikasikannya dalam proses industri secara nyata. Melalui kegiatan ini, kami ingin berbagi wawasan mengenai perkembangan teknologi otomasi dan smart manufacturing, sekaligus memberikan gambaran kepada mahasiswa mengenai bagaimana teknologi seperti IoT, AI, dan digitalisasi dapat mendorong peningkatan produktivitas serta efisiensi di sektor industri.”
Dalam kegiatan yang diselenggarakan pada 10-11 Maret lalu ini, MEIN memperkenalkan konsep Smart Factory sebagai bagian dari transformasi industri menuju era Industry 4.0. Kuliah umum bertajuk “Bridging Education and Industry: Exploring Smart Manufacturing 4.0 with Mitsubishi Electric,” memperkenalkan perkembangan teknologi manufaktur yang mencakup evolusi industri hingga penerapan teknologi digital dalam proses produksi modern.
Factory Automation C Industrial Division, PT Mitsubishi Electric Indonesia dalam sesi diskusi bersama mahasiswa Universitas Gajah Mada (UGM)
“Transformasi industri berbasis teknologi menuntut kesiapan sumber daya manusia yang mampu beradaptasi dengan perkembangan otomasi, digitalisasi, serta integrasi sistem produksi. Karena itu, penguatan SDM industri merupakan bagian penting dari upaya meningkatkan daya saing sektor manufaktur nasional di tingkat global. Sejalan dengan upaya tersebut, kolaborasi antara dunia industri dan institusi pendidikan menjadi langkah strategis dalam mendorong pembekalan generasi muda akan pemahaman mengenai perkembangan teknologi manufaktur terkini.” tutup Ivan Chandra.
Selain itu, MEIN telah bekerja sama dengan berbagai universitas, termasuk Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Universitas Tarumanagara (UNTAR). Kedepannya, MEIN akan terus memperkuat dan memperluas kerja sama dengan institusi pendidikan dalam penyelenggaraan dan pelaksanaan pengembangan pendidikan guna peningkatan kualitas sumber daya manusia, dan pengabdian kepada masyarakat sebagai bentuk komitmen MEIN dalam menjembatani institusi pendidikan dan industri, serta menyiapkan talenta muda yang siap menghadapi tantangan manufaktur modern di masa depan.
PT Intens dan Universitas Sriwijaya berkolaborasi mengembangkan TeleOTIVA, sistem AI untuk deteksi prakanker serviks, memperkuat sinergi akademik dan industri. [244] url asal
Bisnis.com, BANDUNG-- PT Intens menggandeng Universitas Sriwijaya untuk mengembangkan sistem artificial intelligence atau AI di bidang kesehatan.
Sistem bernama TeleOTIVA itu digunakan untuk mendeteksi prakanker serviks melalui analisis citra hasil Inspeksi Visual dengan Asam Asetat (IVA).
EVP Corporate Secretary PT Intens, Erfan, mengatakan pihaknya terbuka berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk dari lingkungan kampus.
"Kolaborasi ini memperlihatkan bahwa sinergi antara kampus dan dunia industri mampu menghasilkan solusi yang relevan dengan kebutuhan zaman,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (12/11/2025).
Erfan melanjutkan sistem TeleOTIVA memberikan interpretasi hasil skrining secara otomatis, cepat, dan akurat, membantu tenaga medis dalam pengambilan keputusan.
Inovasi tersebut juga mencatatkan prestasi nasional dengan meraih penghargaan “Excellence in Research and Innovation” dalam pengembangan riset berbasis solusi dan inovasi teknologi.
"Capaian ini sekaligus menjadi bukti nyata keberhasilan kolaborasi antara Universitas Sriwijaya (Unsri) dan PT Intens dalam memperkuat hubungan antara dunia akademik dan industri," katanya.
Sementara itu, Rektor Unsri Taufiq Marwa mengatakan melalui kerja sama dengan PT Intens, berbagai hasil penelitian UNSRI berhasil dikembangkan menjadi inovasi yang memiliki nilai terapan di sektor bisnis dan industri.
“Kami berkomitmen agar penelitian di UNSRI tidak hanya berhenti di jurnal ilmiah, tetapi benar-benar menjadi solusi konkret bagi dunia usaha dan masyarakat,” ujarnya.
Dia menambahkan, kerja sama dengan PT Intens menjadi langkah strategis dalam mempercepat proses hilirisasi riset di lingkungan kampus.
Melalui kemitraan tersebut, hasil-hasil penelitian yang dihasilkan peneliti dan mahasiswa UNSRI dapat diimplementasikan secara langsung dalam industri, sehingga memberikan dampak sosial dan ekonomi yang lebih luas.
#50 tag sepekan
Warning: file_get_contents(http://ekbis.blog/adminv2/tag7day.json): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found
in /home/u1731472/public_html/sub/ekbisblog/inc.dashboard.php on line 54
Warning: foreach() argument must be of type array|object, null given in /home/u1731472/public_html/sub/ekbisblog/inc.dashboard.php on line 56