Bisnis.com, PALEMBANG— Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) menyalurkan cadangan pangan daerah berupa 3 ton beras kepada lima desa yang masuk kategori rentan rawan pangan.
Adapun lima desa rentan rawan pangan tersebut yakni Desa Muara Merang, Desa Mekar Jadi, Desa Lumpatan II, Desa Sungai Batang, dan Desa Bandar Jaya.
Penyaluran bantuan dilakukan secara simbolis oleh Sekretaris Daerah Muba Syafaruddin di Kantor Dinas Ketahanan Pangan Muba.
Dia mengatakan program cadangan pangan daerah menjadi langkah strategis pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan masyarakat, terutama di wilayah yang memiliki tingkat kerentanan pangan cukup tinggi.
“Ini merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap masyarakat yang masuk kategori rentan maupun rawan pangan. Pemerintah daerah bersama pemerintah pusat terus berupaya merealisasikan berbagai program bantuan untuk masyarakat,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (25/5/2026).
Syafaruddin menegaskan pengawasan distribusi bantuan menjadi perhatian utama pemerintah daerah. Karena itu, camat dan kepala desa diminta ikut memastikan bantuan benar-benar diterima masyarakat yang membutuhkan.
“Ini bagian dari kepedulian pemerintah terhadap ketahanan dan kemandirian pangan masyarakat. Saya minta camat dan kepala desa ikut mengawasi distribusi bantuan agar tepat sasaran,” katanya.
Menurutnya, bantuan cadangan pangan tidak hanya ditujukan untuk meringankan beban masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan di tingkat desa.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Ketahanan Pangan Muba Apriadi Aziz mengatakan penetapan desa penerima bantuan dilakukan melalui pengkajian berdasarkan tiga indikator utama, yakni akses pangan, ketersediaan pangan, dan pemanfaatan pangan.
Intervensi cadangan pangan diharapkan mampu meningkatkan ketahanan pangan masyarakat, khususnya di daerah yang dinilai masih rentan.
“Program ini menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam mengatasi kerawanan pangan di suatu wilayah serta meringankan beban masyarakat,” tutupnya.