Bisnis.com, PEKANBARU - Sampai April 2026, PT Pegadaian Kantor Wilayah Pekanbaru menorehkan pencapaian kinerja yang positif, di mana Outstanding Loan (OSL) Gross tercatat mencapai Rp6,85 triliun, atau meningkat dibandingkan dengan akhir 2025 yang senilai Rp5,52 triliun.
Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil Pekanbaru, Agus Riyadi mengatakan bahwa secara tahun berjalan atau year to date (YtD) pertumbuhan OSL mencapai 24,10% atau bertambah Rp1,33 triliun.
"Kinerja positif ini ditopang oleh kantor area, cabang, dan outlet Pegadaian di Provinsi Riau, Kepulauan Riau, serta Sumatera Barat dengan lonjakan kinerja terbesar berasal dari produk berbasis emas," ungkapnya, Kamis (30/4/2026).
Peningkatan kinerja terbesar diraih dari outstanding produk emas sampai April 2026 dengan nilai Rp1,04 triliun, di mana besaran pertumbuhan tahun berjalan sebesar 36,27% atau bertambah senilai Rp298,54 miliar.
KEGIATAN SOSIAL
Sebagai bentuk rasa syukur atas kinerja positif tersebut, PT Pegadaian Kantor Wilayah II Pekanbaru menggelar kegiatan sosial dan spiritual bertajuk Mengetuk Pintu Langit dengan aksi berbagi makanan siap santap kepada masyarakat dan nasabah.
Kegiatan ini dilaksanakan serentak di 28 cabang Pegadaian yang berada di bawah naungan Kanwil II Pekanbaru, meliputi wilayah Riau Daratan, Riau Kepulauan, hingga Sumatera Barat.
Agus Riyadi mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus hadir memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kegiatan Mengetuk Pintu Langit yang diwujudkan melalui aksi berbagi makanan ini adalah bentuk kepedulian dan empati kami kepada masyarakat dan nasabah di sekitar lingkungan Pegadaian. Kami ingin memastikan bahwa keberadaan Pegadaian tidak hanya memberikan solusi finansial, tetapi juga membawa manfaat sosial yang nyata,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan ini juga diharapkan mampu menumbuhkan semangat berbagi serta mempererat hubungan antara Pegadaian dengan masyarakat.
Aksi sosial ini mendapat sambutan positif dari masyarakat dan nasabah yang merasakan langsung manfaat dari pembagian makanan siap santap tersebut.