Bisnis.com, JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi puncak musim hujan di Indonesia terjadi pada November hingga Februari 2026.
Berdasarkan laporan Pemutakhiran Prediksi Musim Hujan 2025/2026 yang dirilis pada Oktober lalu, puncak musim hujan yang terjadi pada Januari-Februari 2026 akan terjadi di wilayah Indonesia bagian selatan dan timur.
Puncak musim hujan pada Januari-Februari 2026 diprediksi akan dialami oleh 276 ZOM (39,5%) di wilayah Jambi bagian selatan, Bengkulu bagian selatan, Sumatera Selatan bagian timur, sebagian besar Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Utara bagian barat, Gorontalo bagian barat, sebagian Maluku, Papua Barat bagian timur, Papua Tengah bagian tengah, sebagian Papua, Papua Pegunungan, dan sebagian Papua Selatan.
Pihaknya juga memprediksi bahwa durasi musim hujan pada 2025/2026 akan lebih panjang dari biasanya.
Kemudian untuk prediksi sifat musim hujannya, BMKG mengatakan bahwa sebagian besar wilayah Indonesia diprediksi akan mengalami akumulasi curah hujan musiman pada kategori NORMAL atau mendekati nilai rerata klimatologisnya yaitu sebanyak 486 ZOM (69,5%) meliputi sebagian besar Sumatera, sebagian Jawa bagian barat, Sebagian besar Jawa bagian tengah hingga timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, sebagian besar Kalimantan, sebagian besar Sulawesi, Maluku Utara, sebagian besar Maluku, Sebagian Papua Barat Daya, sebagian Papua Barat, Papua Tengah bagian tengah, Papua, Papua Pegunungan, dan Papua Selatan bagian selatan.
Kemudian sebanyak 194 ZOM (27,8%) diprediksi akan mengalami musim hujan dengan sifat ATAS NORMAL. Wilayah ini diprediksi memiliki akumulasi curah hujan musiman yang lebih tinggi dari biasanya.
Daftar wilayah yang diprediksi memiliki sifat musim hujan ATAS NORMAL yakni sebagian kecil Sumatera, sebagian besar Jawa bagian barat, sebagian Jawa Tengah, sebagian Jawa Timur, sebagian besar Nusa Tenggara Timur, sebagian Sulawesi, sebagian Maluku, sebagian Papua Barat, Papua Tengah bagian selatan, Papua Pegunungan bagian selatan, dan sebagian Papua Selatan.
Adapun 19 ZOM (2,7%) wilayah diprediksi akan mengalami musim hujan dengan sifat BAWAH NORMAL, yakni meliputi sebagian kecil Sumatera, Sulawesi Tenggara bagian timur, sebagian Papua Barat Daya, sebagian Papua Tengah, dan Papua Selatan bagian barat.
Prediksi Awal Musim Kemarau
Adapun prediksi awal musim kemarau terjadi pada September-Desember 2025 pada sebanyak 12 ZOM (1,7%) atau meliputi sebagian Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah bagian tengah dan timur, serta sebagian Papua Barat.
Kemudian, terdapat 46 ZOM (6,6%) yang diprediksi akan mengalami musim kemarau pada Januari hingga Mei 2026. Di mana daerahnya meliputi sepanjang pesisir Aceh bagian timur, Sumatera Utara bagian utara dan timur, Riau bagian utara, Kepulauan Riau bagian barat, sebagian Sulawesi, sebagian Maluku, dan pesisir utara Papua Barat Daya.