Bisnis.com, JAKARTA — Platform e-commerce business-to-business (B2B) Alibaba meluncurkan layanan Trade Assurance untuk menghadirkan lingkungan perdagangan yang lebih aman di Indonesia.
Trade Assurance adalah layanan perlindungan pembayaran. Jika dianalogikan dengan transaksi lokal di Indonesia, Trade Assurance berfungsi mirip dengan sistem Rekening Bersama (Rekber) atau escrow, namun untuk skala perdagangan internasional (ekspor-impor).
Head of Global Supply Chain Services Alibaba.com Summer Gao, menjelaskan program ini tidak hanya melindungi pembeli, tetapi juga penjual, sehingga proses transaksi mulai dari pemesanan, pembayaran, hingga pengiriman menjadi lebih aman dan mudah.
Trade Assurance sendiri sebenarnya sudah diluncurkan sejak tahun lalu di beberapa negara di wilayah Asia dan Eropa. Saat ini, layanan tersebut telah hadir di 16 pasar di luar China. Namun, Gao mengatakan program ini ditargetkan akan menjangkau lebih banyak negara.
“Tentu saja tujuan kami adalah menjangkau lebih dari 200 negara dan wilayah karena jumlah seller tidak terbatas,” kata Gao saat acara peluncuran Trade Assurance di Jakarta, Rabu (15/4/2026).
Dia mengatakan bagi perusahaan yang berminat dengan Trade Assurance, pada tahun pertama biaya yang dikenakan sekitar 3% dari biaya normal sebesar 6%.
Selain itu, pengguna baru akan mendapatkan gratis untuk tiga pesanan pertama. Sementara itu, biaya maksimal dibatasi sebesar US$100 atau sekitar Rp1,7 juta per transaksi. Adapun biaya layanan Trade Assurance sepenuhnya ditanggung oleh penjual.
“Biaya US$100 merupakan kebijakan kami untuk pasar emerging market dan pasar B2B,” jelas Gao.
Head of South and Southeast Asia Alibaba.com, Roger Luo, mengatakan produk Indonesia memiliki potensi besar di pasar global. Penerima produk ekspor terbesar melalui platform Alibaba.com saat ini adalah Amerika dan Eropa. Namun, pasar di Asia juga terus berkembang, baik dari jumlah maupun nilainya.
“Indonesia tidak hanya akan mengekspor ke Amerika dan Eropa, tetapi juga ke Asia Tenggara di masa depan,” ujarnya.
Untuk menggunakan layanan ini, terdapat beberapa syarat yang harus dipenuhi oleh pelaku usaha di Indonesia, di antaranya sebagai berikut:
Perusahaan harus terdaftar sebagai anggota Alibaba.com.
Perusahaan telah memposting produk di platform Alibaba.com.
Pihak Alibaba akan membantu penjual mengaktifkan logo Trade Assurance di halaman produk atau halaman perusahaan.
Untuk jumlah posting produk, Alibaba.com tidak membatasi jumlahnya. Namun, perusahaan disarankan untuk memposting 100 hingga 300 produk agar pembeli memiliki lebih banyak opsi, sehingga meningkatkan peluang terjadinya transaksi.
Selain itu, Alibaba.com juga menyiapkan dua langkah untuk membantu pelaku usaha di Indonesia menembus pasar ekspor. Pertama, memperkuat tim lokal yang aktif menjangkau berbagai daerah di Indonesia untuk merekrut penjual baru serta memberikan pelatihan, baik secara online maupun offline.
Kedua, Alibaba.com menyediakan berbagai alat di platform, seperti fitur terjemahan bahasa, bantuan komunikasi, dan pengelolaan tampilan toko. Hal ini bertujuan untuk mempermudah proses bisnis dan meningkatkan peluang konversi, yaitu mengubah calon pembeli menjadi pembeli nyata secara efektif dan efisien. (Nur Amalina)