Bisnis.com, JAKARTA — Perhelatan musik tahunan myBCA International Java Jazz Festival akan kembali digelar pada akhir pekan, 29–31 Mei 2026, di NICE PIK 2. Tahun ini, ajang musik tahunan tersebut memasuki penyelenggaraan edisi ke-21.
Presiden Direktur Java Festival Production, Dewi Gontha, menyebut bahwa edisi ke-21 Java Jazz Festival akan hadir dengan skala yang lebih besar dan tampilan yang lebih megah. Hal tersebut ditandai dengan penggunaan venue baru yang akan menjadi bagian dari penyelenggaraan festival tahun ini.
Selama tiga hari pelaksanaan, Dewi juga telah menyiapkan lebih dari 100 musisi yang akan mengisi berbagai panggung. Kehadiran ratusan musisi tersebut diharapkan dapat menghadirkan pengalaman yang lebih berkesan bagi para penonton.
“Secara space memang lebih banyak untuk kita berkreasi. Total nanti kita juga menyediakan 10 panggung dengan konsep berbeda-beda,” ungkap Dewi di Jakarta, Senin (25/5/2026).
Setiap panggung dalam festival ini dirancang dengan konsep serta karakter musik yang berbeda-beda, dengan tujuan menghadirkan pengalaman menonton yang lebih imersif sekaligus nyaman bagi para pengunjung.
Secara keseluruhan, terdapat tujuh panggung indoor dan tiga panggung outdoor yang disiapkan untuk menyajikan beragam pertunjukan musik selama acara berlangsung.
Selain itu, Dewi menjelaskan bahwa aktivitas di dalam festival juga akan dibuat lebih beragam. Penyelenggara menyiapkan sejumlah fasilitas baru, seperti glambot untuk berfoto di area red carpet, spot foto gratis, hingga vending machine merchandise yang bisa langsung digunakan oleh pengunjung.
Dia menambahkan, akan ada juga “Museum of Toys” hasil kerja sama dengan Sony Group yang menghadirkan ruang besar berisi berbagai konten, tidak hanya dari Sony Music tetapi juga film. Selain itu, tersedia pula area lounge yang sebelumnya tidak pernah ada, sehingga menjadi pengalaman tersendiri bagi para pengunjung festival.
“Jadi banyak banget yang sebelumnya belum ada kita bawa ke sini,” imbuhnya.
Dari sisi line up, festival ini kembali menghadirkan deretan musisi internasional ternama. Penyanyi R&B peraih Grammy Award, Ella Mai, dipastikan menjadi salah satu penampil dalam gelaran tahun ini.
Selain Ella Mai, sejumlah musisi internasional lainnya juga turut meramaikan panggung, di antaranya Jenevieve, aron!, João Sabiá, Harbourside Jazz, Frank McComb, Camerata Florianopolis, serta Kevin Powell & Company. Kehadiran mereka akan menghadirkan ragam warna musik mulai dari jazz, soul, funk, samba, hingga R&B modern.
Line up internasional lainnya dirancang untuk menghadirkan pertemuan antara musisi baru dan para legenda musik dunia. Sejumlah nama yang akan tampil antara lain Dave Koz & The Summer Horns (Amerika Serikat), Lisa Simone (Amerika Serikat), Thee Sacred Soul (Amerika Serikat), Close Counters (Australia), Billyrrom (Jepang), Niko Niko Tan Tan (Jepang), Citrus Sun (Inggris), Justin Lee Schultz (Amerika Serikat), JustKing Jones (Amerika Serikat), Yufu (Taiwan), Earth, Wind & Fire by Al McKay (Amerika Serikat), hingga Incognito (Inggris).
Kehadiran deretan musisi tersebut memperkuat keberagaman warna musik yang ditawarkan, mulai dari jazz, soul, funk, hingga berbagai eksplorasi musik modern dari berbagai belahan dunia.
Festival ini juga menghadirkan special show dari peraih delapan Grammy Awards, Jon Batiste, yang akan tampil pada 29 Mei 2026, serta grup asal Korea Selatan wave to earth pada 30 Mei 2026. Sementara itu, Daniel Caesar dijadwalkan mengisi special show pada Minggu, 31 Mei 2026.
Tak hanya musisi internasional, panggung Java Jazz Festival 2026 juga akan diramaikan oleh musisi Indonesia. Sejumlah nama seperti Maliq & D’Essentials, Slank, RAN, Bilal Indrajaya, Ziva Magnolya, Wijaya 80, The Groove feat. Tiara Effendy, hingga Rafi Sudirman feat. Rara Sudirman dipastikan turut menghibur para penonton.