Jakarta, CNBC Indonesia- Membangun interaksi yang aktif dengan pelanggan menjadi kunci sukses bagi setiap pelaku usaha. Melalui hubungan itu kebutuhan dapat dipahami, kepercayaan terbentuk, dan loyalitas tercipta. Fondasi inilah yang mendorong lahirnya produk dan layanan yang lebih relevan dan berkelanjutan. Untuk mewujudkannya, pelaku usaha dapat memanfaatkan berbagai saluran dan metode, mulai dari layanan pelanggan konvensional hingga digital. Salah satu pendekatan yang semakin populer adalah penggunaan Omni Communication Assistant (OCA) yang dimiliki oleh PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM).
OCA memungkinkan interaksi yang lebih personal dan responsif dengan pelanggan melalui berbagai kanal sekaligus. Terlebih, OCA telah menghadirkan OCAAI Assistantyang mampu berinteraksi dengan pelanggan secararealtime. OCAAI Assistantdapat menjawab pertanyaan-pertanyaan umum dengan jelas dan cepat, juga memberikan saran kepada pengguna dalam merespons pertanyaan yang lebih spesifik atau kompleks.
Pemanfaatan OCAAI Assistantmampu meningkatkan kecepatan layanan pelanggan yang berdampak positif terhadap pengalaman pelanggan. Hal ini karena pertanyaan-pertanyaan pelanggan dapat segera terjawab dengan sesuai tanpa menunggu respon manual yang dapat memakan waktu. OCAAI Assistantjuga membantu menghadirkan layanan 24/7 dan tanpa terbatas lokasi.
Selain bermanfaat bagi pelanggan, OCAAI Assistantjuga mendukung kebutuhan internal pelaku usaha. OCAAI Assistantdapat membantu menyederhanakan proses kerja harian, mempercepat pembelajaran anggota tim baru, menjadi referensi dalam pengambilan keputusan, serta menjaga konsistensi informasi sehingga seluruh tim memiliki pemahaman yang sama. Dengan demikian, operasional bisnis dapat berjalan lebih efisien dan selaras di setiap unit.
"Melalui Telkom Solution, kami terus menghadirkan inovasi digital yang relevan bagi pelaku usaha. OCAAI Assistantmenjadi wujud nyata bagaimana teknologi dapat meningkatkan kualitas layanan pelanggan sekaligus mendorong efisiensi dan keberlanjutan bisnis," ujar EGM Digital Product Telkom Indonesia Komang Budi Aryasa, dikutip Sabtu (15/11/2025).
(rah/rah)[Gambas:Video CNBC]